Dari Pesisir ke Puncak, Pemuda Manakarra Bergerak Serentak, TIDAR Mamuju Cetak Kader Penggerak
Mamuju (malaqbi.com) Semangat anak muda untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah terus diperkuat. Melalui tema โDari Pesisir ke Puncak, Pemuda Manakarra Bergerak Serentakโ, Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya (PC TIDAR) Kabupaten Mamuju menggelar Pendidikan dan Kaderisasi TUNAS 1-2, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat tersebut diikuti 38 peserta yang merupakan perwakilan dari 10 kecamatan di Kabupaten Mamuju, kecuali Kecamatan Bala-Balakang.
Ketua Panitia Pelaksana TUNAS 1-2 PC TIDAR Mamuju, Andika, mengatakan para peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan menjadi motor penggerak organisasi di wilayah kecamatan masing-masing.
Menurutnya, kaderisasi tersebut bukan sekadar kegiatan penguatan organisasi, tetapi juga menjadi langkah mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil peran dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
"Dengan jumlah peserta 38 orang, kita berharap bro dan sis kader TIDAR ke depannya akan menjadi penggerak di kecamatannya masing-masing, sekaligus mengawal program-program Presiden Prabowo untuk rakyat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum," ujar Andika.
Sementara itu, Ketua PC TIDAR Mamuju, Hendri Hakim, dalam sambutannya menegaskan bahwa TIDAR merupakan organisasi sayap Partai Gerindra yang menjadi wadah bagi anak muda untuk mempersiapkan generasi dan calon pemimpin masa depan bangsa.
Ia juga menekankan pentingnya peran strategis kader TIDAR dalam mengawal serta mengawasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Hendri mengutip pesan Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, bahwa kader TIDAR merupakan mata, telinga, dan mulut Presiden di daerah.
Pesan tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kader TIDAR tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah berjalan dengan baik.
Beberapa program yang menjadi perhatian di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Ia juga meminta seluruh kader agar berani menyuarakan dan melaporkan apabila menemukan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program pemerintah.
"TIDAR harus hadir memastikan program pemerintah berjalan dengan benar, tepat sasaran, bebas dari penyimpangan, dan benar-benar membawa manfaat bagi rakyat," tegas Hendri.
Pada kesempatan yang sama, Dewan Pembina PD TIDAR Sulawesi Barat, Sukriadi Amil, yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan bahwa generasi muda memiliki posisi penting sebagai agen penggerak di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemuda bukan sekadar pelengkap pembangunan, melainkan kekuatan inti dalam membangun bangsa. Karena itu, kader TIDAR diharapkan mampu membangun kedekatan dan menyatu dengan masyarakat.
Ia juga mengajak para peserta untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program-program Presiden Prabowo Subianto, sekaligus melawan penyebaran informasi bohong atau hoaks yang marak beredar di media sosial maupun dalam berbagai ruang diskusi masyarakat.
"Kaum muda adalah kekuatan inti pembangunan negara dan bangsa, bukan sekadar pelengkap. Maka, bro dan sis sekalian wajib manunggal bersama rakyat, mengawal kebijakan Presiden agar tidak disalahgunakan oleh oknum, serta mari kita lawan hoaks," ujar Sukriadi yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat.
Melalui Pendidikan dan Kaderisasi TUNAS 1-2 ini, PC TIDAR Mamuju berharap lahir kader-kader muda yang tidak hanya memiliki pemahaman organisasi, tetapi juga mampu hadir, bergerak, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju.
Semangat โDari Pesisir ke Puncak, Pemuda Manakarra Bergerak Serentakโ diharapkan menjadi energi bagi generasi muda untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan mengawal kepentingan rakyat. (*)
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat tersebut diikuti 38 peserta yang merupakan perwakilan dari 10 kecamatan di Kabupaten Mamuju, kecuali Kecamatan Bala-Balakang.
Ketua Panitia Pelaksana TUNAS 1-2 PC TIDAR Mamuju, Andika, mengatakan para peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan menjadi motor penggerak organisasi di wilayah kecamatan masing-masing.
Menurutnya, kaderisasi tersebut bukan sekadar kegiatan penguatan organisasi, tetapi juga menjadi langkah mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil peran dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
"Dengan jumlah peserta 38 orang, kita berharap bro dan sis kader TIDAR ke depannya akan menjadi penggerak di kecamatannya masing-masing, sekaligus mengawal program-program Presiden Prabowo untuk rakyat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum," ujar Andika.
Sementara itu, Ketua PC TIDAR Mamuju, Hendri Hakim, dalam sambutannya menegaskan bahwa TIDAR merupakan organisasi sayap Partai Gerindra yang menjadi wadah bagi anak muda untuk mempersiapkan generasi dan calon pemimpin masa depan bangsa.
Ia juga menekankan pentingnya peran strategis kader TIDAR dalam mengawal serta mengawasi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Hendri mengutip pesan Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, bahwa kader TIDAR merupakan mata, telinga, dan mulut Presiden di daerah.
Pesan tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa kader TIDAR tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan berbagai program prioritas pemerintah berjalan dengan baik.
Beberapa program yang menjadi perhatian di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Ia juga meminta seluruh kader agar berani menyuarakan dan melaporkan apabila menemukan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program pemerintah.
"TIDAR harus hadir memastikan program pemerintah berjalan dengan benar, tepat sasaran, bebas dari penyimpangan, dan benar-benar membawa manfaat bagi rakyat," tegas Hendri.
Pada kesempatan yang sama, Dewan Pembina PD TIDAR Sulawesi Barat, Sukriadi Amil, yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan bahwa generasi muda memiliki posisi penting sebagai agen penggerak di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemuda bukan sekadar pelengkap pembangunan, melainkan kekuatan inti dalam membangun bangsa. Karena itu, kader TIDAR diharapkan mampu membangun kedekatan dan menyatu dengan masyarakat.
Ia juga mengajak para peserta untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program-program Presiden Prabowo Subianto, sekaligus melawan penyebaran informasi bohong atau hoaks yang marak beredar di media sosial maupun dalam berbagai ruang diskusi masyarakat.
"Kaum muda adalah kekuatan inti pembangunan negara dan bangsa, bukan sekadar pelengkap. Maka, bro dan sis sekalian wajib manunggal bersama rakyat, mengawal kebijakan Presiden agar tidak disalahgunakan oleh oknum, serta mari kita lawan hoaks," ujar Sukriadi yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat.
Melalui Pendidikan dan Kaderisasi TUNAS 1-2 ini, PC TIDAR Mamuju berharap lahir kader-kader muda yang tidak hanya memiliki pemahaman organisasi, tetapi juga mampu hadir, bergerak, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju.
Semangat โDari Pesisir ke Puncak, Pemuda Manakarra Bergerak Serentakโ diharapkan menjadi energi bagi generasi muda untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan mengawal kepentingan rakyat. (*)
Komentar
Berita Terkait

FKUB Sulbar Ajak Pemuda Jadi Penggerak Kerukunan di Ruang Digital
๐ 72 dibaca
Kapolda Bersama PJU Lainnya Ikuti Tes Kesamaptaan di Stadion Manakarra
๐ 115 dibaca
Subuh Terakhir
๐ 39 dibaca
Putusan Praperadilan Batalkan Status Tersangka CR, Pakar Hukum Soroti Dugaan Cacat Prosedur Penyidikan
๐ 95 dibaca
