Kolom
7 artikel

Tiga Skenario Besar Konstelasi Nasional Pasca Reses
Apa pun jalur yang dipilih para elite selepas 9 November 2026, hukum besi kekuasaan berlaku tanpa kompromi, kesetiaan politik tidak diukur …

Labirin Kekuasaan, Tiga Patron Jutaan Sel Konflik.
Rakyat berkhianat kepada rakyat, membiarkan diri mereka dipecah belah, dan menjadi benteng hidup bagi kelangsungan kekuasaan para elit yang…

Panggil Aku Ayah: Pergulatan Eksistensi Perempuan dan Laki-Laki
Gender dan film seperti sebuah cermin yang menggambarkan bagaimana konstruksi sosial dalam masyarakat. Film-film seperti Kartini (2017) dan…

Ketika Kepalan Tangan Diganti Acungan Jari : Keruntuhan Nilai Atau Sekadar Alterasi Estetika
Secara historis, mengangkat kepalan tangan ke udara adalah simbol autentik dan sakral bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjaj…

Kesejahteraan Personel Damkar Mamuju Mesti Jadi Prioritas Kebijakan Daerah
Bagi kami di Malaqbi Institute, kesejahteraan petugas Damkar bukan sekadar persoalan administratif atau urusan belanja pegawai. Namun lebih…

Bias Gender dalam Perjamuan Khong Guan
Tulisan ini adalah kritik sastra dengan menggunakan kacamata gender dalam kumpulan puisi Joko Pinurbo

Sarjana Bertambah, Mengapa Bangsa Belum Maju?
Ditulis: Dr. Muh. TahirRektor Unimaju Orang tua rela menguras tenaga dan biaya menyekolahkan anak sejak TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan t…