"Jika dipercaya negara, kami siap memproduksi lebih banyak pesawat terbang tanpa awak ini," kata D"/>
"Jika dipercaya negara, kami siap memproduksi lebih banyak pesawat terbang tanpa awak ini," kata D" /> Pesawat Tanpa Awak Buatan Indonesia Siap Beroperasi

Pesawat Tanpa Awak Buatan Indonesia Siap Beroperasi

Foto: Antara

Malaqbi.com | Redaksi

2015-05-19 | Dikunjungi: 2269 Kali
Purwakarta - Pesawat terbang tanpa awak atau "Unmanned Aerial Vehicle" buatan Indonesia Maritime Institute siap dioperasikan di wilayah perbatasan untuk kegiatan pengawasan wilayah.

"Jika dipercaya negara, kami siap memproduksi lebih banyak pesawat terbang tanpa awak ini," kata Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute Dr Y Paonganan, Ssi, Msi, di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa.

Pesawat terbang tanpa awak yang dinamakan OS-Wifanusa itu terbang secara mulus saat diuji coba di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (19/5).

Ia memastikan, pesawat terbang tanpa awak ini murni buatan Indonesia, memiliki kemampuan yang tidak kalah dibandingkan dengan produksi dari negara lain.

Pesawat terbang tanpa awak yang diproduksi ini mempunyai kemampuan lepas landas dan mendarat di sungai, danau, laut serta darat. Mesin pesawat itu dua tak, dengan kapasitas 170 CC serta mampu mengangkat pesawat dengan beban 60--70 kilogram.

"Untuk lepas landas di air, pesawat ini hanya membutuhkan jarak sekitar 50 meter. Sedangkan untuk di darat hanya butuh landasan tanah rata sekitar 30--40 meter," kata dia.

Pesawat terbang tanpa awak yang proses risetnya berlangsung sekitar dua tahun ini memiliki kemampuan terbang selama lima jam. Sedangkan jarak tempuhnya mencapai 100 kilometer atau 200 kilometer pulang-pergi. Untuk bahan bakar pesawat ini pertamax.

Ia mengatakan, pesawat terbang tanpa awak ini ditargetkan bisa digunakan negara. Diantaranya bisa dimanfaatkan untuk militer dalam membantu pengawasan daerah.

"Ada dua fungsi pesawat ini, yakni untuk foto udara serta untuk pengawasan wilayah. Selain itu, pesawat ini juga bisa diproyeksikan sebagai pesawat mata-mata dalam militer," kata dia.

Jika pesawat ini digunakan untuk negara dan harus memenuhi spesifikasi militer, Indonesia Maritime Institute siap memenuhi standar tersebut. (ant)


- Pilkada Sulbar
2017-02-04
Orasi Politik Syahrir Hamdani
2017-02-01
Pemanfaatan Teknologi, Cara SDK-Kalma Perbaiki Tatanan Birokrasi
2017-02-01
Hasil Pertemuan Aras Tammauni Dengan Megawati
- Berita Lainnya
2026-03-10
Sarina GMNI Cabang Mamuju Peringati Momentum Hari Perjuangan Perempuan
2026-03-10
Seni Melawan Sunyi: Perempuan Muda di Mamuju Rayakan IWD 2026 dengan Seni dan Refleksi Tubuh
2026-03-10
Timah Panas Hentikan Pelarian DPO Residivis Pelaku Curanmor Lintas Provinsi
2026-02-21
Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru
2026-02-20
Dua Pria di Kalumpang Tewas Tertimbun Diduga di Lubang Tambang Emas
2026-02-15
Tak Kunjung Mekarkan Kota Madya Mamuju, Pemerintah Dinilai Langgar Undang-Undang
2026-02-15
Dualisme DPC GMNI Mamuju Berakhir, Dua Kubu Sepakat Bersatu Usai Konflik Sejak 2019
2026-02-13
Polisi Ungkap Kasus Curanmor Khusus Trail di Mamuju
2026-02-13
Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulbar, Personel Antusias Jaga Kondisi Fisik
2026-02-12
Rikkes Berkala Polda Sulbar, Pastikan Kesehatan Prima Personel untuk Pelayanan yang Optimal
2026-02-12
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
2026-02-11
Dialog Interaktif Operasi Keselamatan Marano di RRI Mamuju, Dirlantas: Fokus pada Budaya Tertib Berk
2026-02-11
LPS Media Meet Up, Upaya Edukasi Masyarakat Simpan Uang di Bank Dengan Aman
2026-02-10
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
2026-02-10
Jamin Keamanan dan Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Pelayanan di Tengah Masy