Pertahankan Nilai Budaya, Pemkab Rencanakan Bentuk Desa Adat

Wakil Bupati Mamuju Irwan Satya Putra Pababri dan Anggota DPRD Mamuju Ado Masud pada diskusi terkati Desa adat di salah satu warkop di Mamuju

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

2016-10-27 | Dikunjungi: 8421 Kali
ADV - Defenisi atau istilah tentang "Masyarakat Adat" dari waktu ke waktu telah mengalami perubahan dan mengundang perdebatan di kalangan para pakar dengan latar belakang keilmuan yang berbeda. Tak heran jika banyak istilah yang dilekatkan pada masyarakat yang masih tunduk dan patuh terhadap tertib sosial dengan berbagai kekhasan-nya sendiri, misalnya masyarakat suku, masyarakat asli, masyarakat tradisional, masyarakat lokal, masyarakat adat hingga masyarakat hukum adat.

Kegiatan yang berlangsung di ngalo rock cave, (27/10) yang bertemakan "Masyarakat Adat" merupakan kerjasama dari perkumpulan PAHAM yang tergabung dalam konsorsium perhutanan sosial sebagai mitra MCA-Indonesia, khususnya dalam isu pengakuan dan perlindungan hukum adat, telah melibatkan Pemerintah Daerah Anggota DPRD dan para tokoh masyarakat, dalam pandangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju dalam hal ini Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari, mengenai Masyarakat Adat mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini serta ingin mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada di daerah ini.

"Selaku Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana kegiatan-kegiatan ini hampir tidak pernah ditemukan lagi, kemudian penggiat-penggiat sosial budaya sekarang ini kita amat kurang, dalam rangka untuk saling bergeseran pikiran antara satu sama lain, dan pada kegiatan ini walaupun sifatnya hanya pada skala kecil dan hanya diundang beberapa orang secara personal untuk bisa berdiskusi sama-sama, tetapi insyaallah kegiatan ini punya manfaat yang besar, dan kita bisa memetik hikmah, dari sekian banyaknya masukan-masukan diskusi yang akan kita laksanakan sama-sama". Ungkapnya

Irwan juga menambahkan bahwa Kami selaku pemerintah juga menyadari pentingnya dalam mempertahankan nilai-nilai budaya, sehingga Dalam Visi dan Misi kami memasukkan poin-poin itu, dan sampai kemarin, dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) melalui Bappeda, "Kami telah memasukkan beberapa poin-poin tentang masyarakat adat ini, sampai kita menterjemahkan akan mengikutkan sebuah desa yaitu desa adat, sesuai dengan persepsi dan pandangan kami yang ada disini," Tambahnya

Lanjut mengatakan Karna disisi lain nilai-nilai budaya tersebut sepatutnya kita berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan, sehingga nilai-nilai ini masih bisa eksis, kenapa karena keberhasilan suatu bangsa, suku, daerah, itu terletak dari karakter dari bangsa, suku atau daerah itu sendiri, Dan karakter inilah yang harus kita diskusikan sama-sama sebab ini merupakan ciri khas, atau keunikan dari kelompok yang ada, dan kemudian inilah yang menjadi nilai –nilai dalam hidup dan kehidupan yang berlangsung secara terus menerus, mulai dari dulu hingga sekarang dan yang akan datang.

Sementara itu Ado Masud yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Menilai bahwa, masyarakat adat merupakan komunitas yang menjaga nilai-nilai budaya hingga turun temurun, yang memiliki hukum adat.

"Masyarakat adat ini telah memiliki identitas yang dari dulu turun temurun, dan interaksi hidupnya itu ada dalam tatanan-tatanan, sehingga masyarakat adat juga memiliki hukum adat, serta truktur adat, dan ini merupakan salah satu identitas maasyarakat adat, dan dalam konteks regulasi dalam melihat pengakuan masyarakat adat di hukum positif itu telah tertuang dalam undang-undang agraria no. 4 tahun 1999, bahwa masyarakat adat itu mempunyai hak wilayah terhadap dinamika kehidupan dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan mendasarnya". Jelasnya. (HMS-Syaifuddin)


- Pilkada Sulbar
2017-02-04
Orasi Politik Syahrir Hamdani
2017-02-01
Pemanfaatan Teknologi, Cara SDK-Kalma Perbaiki Tatanan Birokrasi
2017-02-01
Hasil Pertemuan Aras Tammauni Dengan Megawati
- Berita Lainnya
2026-03-10
Sarina GMNI Cabang Mamuju Peringati Momentum Hari Perjuangan Perempuan
2026-03-10
Seni Melawan Sunyi: Perempuan Muda di Mamuju Rayakan IWD 2026 dengan Seni dan Refleksi Tubuh
2026-03-10
Timah Panas Hentikan Pelarian DPO Residivis Pelaku Curanmor Lintas Provinsi
2026-02-21
Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru
2026-02-20
Dua Pria di Kalumpang Tewas Tertimbun Diduga di Lubang Tambang Emas
2026-02-15
Tak Kunjung Mekarkan Kota Madya Mamuju, Pemerintah Dinilai Langgar Undang-Undang
2026-02-15
Dualisme DPC GMNI Mamuju Berakhir, Dua Kubu Sepakat Bersatu Usai Konflik Sejak 2019
2026-02-13
Polisi Ungkap Kasus Curanmor Khusus Trail di Mamuju
2026-02-13
Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulbar, Personel Antusias Jaga Kondisi Fisik
2026-02-12
Rikkes Berkala Polda Sulbar, Pastikan Kesehatan Prima Personel untuk Pelayanan yang Optimal
2026-02-12
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
2026-02-11
Dialog Interaktif Operasi Keselamatan Marano di RRI Mamuju, Dirlantas: Fokus pada Budaya Tertib Berk
2026-02-11
LPS Media Meet Up, Upaya Edukasi Masyarakat Simpan Uang di Bank Dengan Aman
2026-02-10
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
2026-02-10
Jamin Keamanan dan Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Pelayanan di Tengah Masy