Pukul 20.30 Wita, kami sampai di kota Mam"/>
Pukul 20.30 Wita, kami sampai di kota Mam" /> Mengunjungi Negeri Di Atas Awan Mamasa

Mengunjungi Negeri Di Atas Awan Mamasa

Puncak Buntu Liarra, salah satu gunug yang juga di sebut Negeri di atas awan Kabupaten Mamasa. Pukul 11.30. Foto: Abdi Latief

Panji Wijaya | Reporter

2017-09-10 | Dikunjungi: 4051 Kali
Mamasa (malaqbi.com) - Pukul 15.30 Wita kami meninggalkan Kabupaten Mamuju untuk memenuhi undangan teman mengunjungi "Negeri di atas awan" Kabupaten Mamasa (08/09/2017). Tepatnya di Desa Talimbong, Kecamatan Tandu Kalua, di situlah titik Buntu Liarra.

Pukul 20.30 Wita, kami sampai di kota Mamasa setelah melewati jalur yang lumayan sulit--jalur Aralle Mambi. Karena semakin larut, kamipun belum bisa langsung menuju tujuan kami dan memutuskan istirahat di rumah keluarga untuk memulihkan kembali energi yang terkuras.

Mamasa sangat dingin. Tiga bulan sebelumnya, kami juga pernah berkunjung ke sini namun cuaca malam ini lebih dingin dari yang kurasakan sebelumnya. Maka sarung ditambah selimutmenjadi penghangat untuk melewati malam ini--meskipun dinginnya masih menusuk sampai ke kulit luar.

Pagi-pagi sekali--pukul 05.45 salah seorang teman menjemput. Dia juga merupakan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar. Tak perlu bercerita lama, kamipun  langsung melanjutkan perjalan dengan mengunakan sepeda motor. Seperti yang terbayangkan sebelumnya, akses jalan juga sangar sulit.

Butuh waktu 45 menit untuk sampai ke Buntu Liarra--dari Kota Mamasa ke persinggahan motor terakhir sekitar 25 menit kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan medan mendaki kurang lebih 15 - 20 menit. Di Buntu Liarra, kami langsung disambut teman-teman yang sudah menunggu dan melakukan persiapan sehari sebelumnya.

Wow... suasananya sangat luar biasa, sejauh mata memandang, hamparan bukit-bukit terlihat secara bergantian mengelilingi Buntu Liarra, Gunung Mambulilling juga terlihat dari kejauhan. Menikmati Angin sepoi sepoi di atas gunung sangat luar biasa. "Pokoknya tempat ini luar biasa," kata salah seorang teman.

Di sini, Masyarakat setempat juga ikut memasang tenda, dari orang tua, muda mudi dan anak anak juga ingin menyaksikan awan dari Gunung ini.

Hari ini kami berniat untuk bermalam bersama dengan masyarakat setempat untuk menyaksikan awan esok pagi. (panji)


- Pilkada Sulbar
2017-02-04
Orasi Politik Syahrir Hamdani
2017-02-01
Pemanfaatan Teknologi, Cara SDK-Kalma Perbaiki Tatanan Birokrasi
2017-02-01
Hasil Pertemuan Aras Tammauni Dengan Megawati
- Berita Lainnya
2026-03-10
Sarina GMNI Cabang Mamuju Peringati Momentum Hari Perjuangan Perempuan
2026-03-10
Seni Melawan Sunyi: Perempuan Muda di Mamuju Rayakan IWD 2026 dengan Seni dan Refleksi Tubuh
2026-03-10
Timah Panas Hentikan Pelarian DPO Residivis Pelaku Curanmor Lintas Provinsi
2026-02-21
Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru
2026-02-20
Dua Pria di Kalumpang Tewas Tertimbun Diduga di Lubang Tambang Emas
2026-02-15
Tak Kunjung Mekarkan Kota Madya Mamuju, Pemerintah Dinilai Langgar Undang-Undang
2026-02-15
Dualisme DPC GMNI Mamuju Berakhir, Dua Kubu Sepakat Bersatu Usai Konflik Sejak 2019
2026-02-13
Polisi Ungkap Kasus Curanmor Khusus Trail di Mamuju
2026-02-13
Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulbar, Personel Antusias Jaga Kondisi Fisik
2026-02-12
Rikkes Berkala Polda Sulbar, Pastikan Kesehatan Prima Personel untuk Pelayanan yang Optimal
2026-02-12
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
2026-02-11
Dialog Interaktif Operasi Keselamatan Marano di RRI Mamuju, Dirlantas: Fokus pada Budaya Tertib Berk
2026-02-11
LPS Media Meet Up, Upaya Edukasi Masyarakat Simpan Uang di Bank Dengan Aman
2026-02-10
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
2026-02-10
Jamin Keamanan dan Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Pelayanan di Tengah Masy