Ulang Tahun SDK, Ungkap 2 Hal Menghabiskan Waktunya
2014-05-11 | Dikunjungi: 1561 Kali
Mamuju (malaqbi.com) - Milad atau hari ulang tahun Bupati Mamuju DR. H. Suhardi Duka yang ke 52 tahun pada tanggal 10 Mei 2014 dirayakan dengan sederhana di halaman rumah jabatan Sapota Anjoro Pitu Mamuju, dikemas ala pesta taman dengan sejumlah meja dan tempat duduk yang sengaja dibiarkan ditempat terbuka membuat acara lebih terkesan santai namun tetap hikmad dengan kehadiran sejumlah Pejabat Daerah, Politisi, kerabat, dan para sahabat Bupati, maupun sejumlah masyarakat yang berbaur dalam acara suka cita tersebut.
Sebelum akhirnya melakukan proses tiup lilin, kepada seluruh undangan SDK mengatakan usianya yang telah genap 52 tahun selama ini lebih banyak digunakan untuk dua hal, yakni mengabdi kepada masyarakat di daerah ini serta untuk terus melanjutkan study, "Jika dihitung-hitung mulai dari SD hingga sekarang lebih dari 20 tahun umur saya, Saya gunakan untuk terus belajar dan melanjutkan pendidikan,†terang Suhardi Duka.
Bahkan disela-sela pengabdian sebagai Bupati Mamuju Saya tetap berupaya menyempatkan untuk menempuh pendidikan S3, tambahnya.
Dari dua kesibukan tersebut diakui SDK membuat dirinya harus rela kehilangan banyak waktu untuk keluarga "Tapi saya sangat beruntung karena didampingi istri yang baik, ditengah kebutuhan anak-anak akan kehadiran saya selalu di isi oleh istri saya yang tidak memiliki profesi lain selain ibu rumah tangga yang baik," kata ayah tujuh anak ini.
Keberuntungan yang lain dikatakan Alumnus Universitas Air Langga Surabaya, dalam kariernya selalu dikelilingi oleh teman maupun sahabat yang berkomitmen dan terus memberi dukungan sehingga dirinya dapat menjadi seperti sekarang ini "Semoga ini dapat terus berjalan dan kita tetap komitmen, karena komitmen bagi saya adalah merupakan ukuran iman saya, dan orang yang lari dari komitmen bagi saya itu adalah orang yang imannya tipis," pungkas H. Suhardi Duka.
Dimata Aruchul Thahir selaku tokoh masyarakat, SDK adalah seorang generasi muda yang cerdas baik dikalangan politisi maupun dari sudut pandang birokrasi, dibuktikan keberhasilannya merangkak dari bawah hingga menjadi Ketua DPRD selanjutnya menjabat selaku Bupati selama dua priode, kata salah seorang tokoh pembentukan Sulawesi Barat ini. Ditambahkan selain telah mengukir keberhasilan untuk kariernya sendiri SDK dinilai juga sangat berhasil melakukan pembangunan di Mamuju baik dari segi fisik, maupun secara khusus terhadap perkembangan ekonomi makro meliputi angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan lain sebagainya.
"Kita membutuhkan sosok pemimpin yang Amanah, fatanah, siddik, jujur, dan bertanggung jawab, dan itu dimiliki seorang SDK," kata Aruchul Thahir.
(Hms/AR)