Dewan Pers Ajak Pengguna Medsos Lebih Serius

Foto; dok malaqbicom

Malaqbi.com | Redaksi

2015-03-18 | Dikunjungi: 1824 Kali
Jakarta - Dewan Pers mengajak pengguna media sosial lebih serius memanfaatkan informasi dari berbagai media, khususnya untuk meningkatkan daya saing individu.

"Orang di Indonesia ini lebih banyak bercanda dalam memanfaatkan media sosial, alih-alih menggunakan informasi dari media sosial untuk meningkatkan daya saing," kata anggota Dewan Pers Ninok Leksono dalam diskusi bertajuk Sosial Media untuk Kepentingan Publik dan Peran Jurnalisme di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu.

Ninok berpendapat kurang seriusnya pengguna media sosial mengakibatkan mereka teralihkan oleh hal-hal yang tidak penting dan menghabiskan banyak waktu untuk mengakses hal tidak penting tersebut.

Sebagian besar pengguna media sosial di Indonesia, ujar dia, hanya menggunakan media sosial untuk mengetahui informasi yang dangkal dan tidak tergerak memanfaatkan media sosial untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap.

Hal itu, tutur dia, berbahaya bagi kapasitas mental generasi pengguna media sosial karena mereka tidak terbiasa berpikir mendalam.

Ia menekankan media sosial seharusnya menjadi pemberi informasi dan pencerah masyarakat sehingga kini butuh pengguna yang menggunakan media sosial di jalan yang tepat.

"Media sosial harus mencerahkan masyarakat, untuk itu penggunanya juga harus memanfaatkan teknologi dalam jalan yang benar," ujar dia.

Ia mencontohkan banyak meme atau gambar satir terkait isu atau tokoh tertentu buatan pengguna medsos yang sebenarnya kurang penting dan sebaiknya dialihkan ke penggunaan yang lebih bermanfaat.

Perubahan penggunaan media ke jalan yang baik, kata dia, harus segera dilakukan pangguna media sosial demi mengurangi kerugian berjangka panjang itu.

Berdasarkan data PT Merah Cipta Media yang membawahi sejumlah perusahaan konsultan komunikasi, startup incubator, dan berbagai perusahaan teknologi online di Indonesia, pengguna media sosial Indonesia adalah yang paling berisik di dunia meskipun pengguna internet di Indonesia hanya 72 juta.

Menurut data tersebut, masyarakat Indonesia sangat aktif bermedia sosial, terbukti 93% dari pengguna internet aktif mengakses Facebook, bahkan warga Jakarta adalah pengguna Twitter terbanyak di dunia.(ant)


- Pilkada Sulbar
2017-02-04
Orasi Politik Syahrir Hamdani
2017-02-01
Pemanfaatan Teknologi, Cara SDK-Kalma Perbaiki Tatanan Birokrasi
2017-02-01
Hasil Pertemuan Aras Tammauni Dengan Megawati
- Berita Lainnya
2026-03-10
Sarina GMNI Cabang Mamuju Peringati Momentum Hari Perjuangan Perempuan
2026-03-10
Seni Melawan Sunyi: Perempuan Muda di Mamuju Rayakan IWD 2026 dengan Seni dan Refleksi Tubuh
2026-03-10
Timah Panas Hentikan Pelarian DPO Residivis Pelaku Curanmor Lintas Provinsi
2026-02-21
Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru
2026-02-20
Dua Pria di Kalumpang Tewas Tertimbun Diduga di Lubang Tambang Emas
2026-02-15
Tak Kunjung Mekarkan Kota Madya Mamuju, Pemerintah Dinilai Langgar Undang-Undang
2026-02-15
Dualisme DPC GMNI Mamuju Berakhir, Dua Kubu Sepakat Bersatu Usai Konflik Sejak 2019
2026-02-13
Polisi Ungkap Kasus Curanmor Khusus Trail di Mamuju
2026-02-13
Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulbar, Personel Antusias Jaga Kondisi Fisik
2026-02-12
Rikkes Berkala Polda Sulbar, Pastikan Kesehatan Prima Personel untuk Pelayanan yang Optimal
2026-02-12
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
2026-02-11
Dialog Interaktif Operasi Keselamatan Marano di RRI Mamuju, Dirlantas: Fokus pada Budaya Tertib Berk
2026-02-11
LPS Media Meet Up, Upaya Edukasi Masyarakat Simpan Uang di Bank Dengan Aman
2026-02-10
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
2026-02-10
Jamin Keamanan dan Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Pelayanan di Tengah Masy