Ratusan pengu"/>
Ratusan pengu" /> Bermalam Minggu di Buntu Liarra, Negeri Di Atas Awan

Bermalam Minggu di Buntu Liarra, Negeri Di Atas Awan

Menjelang subuh sekitar pukul 04.30 di Buntu Liarra Negeri di atas awan Kabupaten Mamasa. Foto: Abdi Latief

Panji Wijaya | Reporter

2017-09-09 | Dikunjungi: 3537 Kali
Mamasa  (malaqbi.com) - Tidak kurang dari 50 tenda terpasang di Buntu Liarra, salah satu "Negeri di atas awan" Kabupaten Mamasa. Tidak terhitung berapa jumlah pasti pengunjungnya, namun pastinya hingga pukul 03.00 dini hari, pengunjun masih berdatangan., Sabtu (09/09/2017).

Ratusan pengunjung di bukit Buntu Liarra datang bermalam minggu hanya untuk menantikan subuh hari--menyaksikan awan berkumpul di bawah kaki gunung Buntu Liarra. Itulah mengapa masyrakat memberi gelar "Negeri di atas awan", seperti tempat-tempat lain di Indonesia yang juga diberi gelar yang sama--misalnya Lolai di Tana Toraja.

Menurut masyarakat setempat, tempat ini nantinya akan dijadikan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Mamasa. Bukan hanya itu, sebenarnya tempat ini juga memeiliki sejarah panjang di masa perjuangan kemerdekaan dulu.

"Kami sebagai masyarakat di sini ingin menggali kembali sejarah di Mamasa, tempat di desa ini sebenarnya tempat adalah bekas peninggalan para Belanda untuk menggali tambang di sungai dekat bukit ini," ungkap Bongga Barana, salah seorang tokoh masyarakat Desa Talimbung.

Lebih lanjut, Bongga berpesan kepada masyarakat setempat dan para pengunjung agar tetap tertib, saling menghargai agar kedepannya tempat ini bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama.

"Iya itu tempat ini harus tetap aman dikunjungi dan para pengunjung sekali kesini ingin lagi kesini dan ikut bermalam" harapnya

Kepala desa setempat, juga ikut berbaur memasang tenda bersama para warga dan pengunjung lain untu menyaksikan awan di bawah Buntu Liarra.

Buntu Liarra terletak di Desa Talimbung, Kecamatan Tandu Kalua Kabupaten Mamasa, bisa ditempuh dengan waktu sekitar 45 menit dari Kota Mamasa dengan mengendarai motor yang dilanjutkan dengan berjalan kaki. (panji/Ed:DH)


- Pilkada Sulbar
2017-02-04
Orasi Politik Syahrir Hamdani
2017-02-01
Pemanfaatan Teknologi, Cara SDK-Kalma Perbaiki Tatanan Birokrasi
2017-02-01
Hasil Pertemuan Aras Tammauni Dengan Megawati
- Berita Lainnya
2026-03-10
Sarina GMNI Cabang Mamuju Peringati Momentum Hari Perjuangan Perempuan
2026-03-10
Seni Melawan Sunyi: Perempuan Muda di Mamuju Rayakan IWD 2026 dengan Seni dan Refleksi Tubuh
2026-03-10
Timah Panas Hentikan Pelarian DPO Residivis Pelaku Curanmor Lintas Provinsi
2026-02-21
Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru
2026-02-20
Dua Pria di Kalumpang Tewas Tertimbun Diduga di Lubang Tambang Emas
2026-02-15
Tak Kunjung Mekarkan Kota Madya Mamuju, Pemerintah Dinilai Langgar Undang-Undang
2026-02-15
Dualisme DPC GMNI Mamuju Berakhir, Dua Kubu Sepakat Bersatu Usai Konflik Sejak 2019
2026-02-13
Polisi Ungkap Kasus Curanmor Khusus Trail di Mamuju
2026-02-13
Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulbar, Personel Antusias Jaga Kondisi Fisik
2026-02-12
Rikkes Berkala Polda Sulbar, Pastikan Kesehatan Prima Personel untuk Pelayanan yang Optimal
2026-02-12
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
2026-02-11
Dialog Interaktif Operasi Keselamatan Marano di RRI Mamuju, Dirlantas: Fokus pada Budaya Tertib Berk
2026-02-11
LPS Media Meet Up, Upaya Edukasi Masyarakat Simpan Uang di Bank Dengan Aman
2026-02-10
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
2026-02-10
Jamin Keamanan dan Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Pelayanan di Tengah Masy