41 % Konsumen Indonesia Suka dengan Layanan Terbaru dan Inovatif

Anshor Mu'min |

2014-10-11 | Dikunjungi: 3018 Kali
(Malaqbi.com) Hasil riset Accenture mengenai konsumsi digital menunjukkan bahwa konsumen Indonesia menginginkan produk baru dan inovatif. Mereka juga sedang mempersiapkan diri untuk gaya hidup yang serba digital, karena para inovator mendorong konsumen memakai lebih dari satu perangkat.
 Hasil riset menunjukan bahwa 41 persen masyarakat Indonesia ingin menjadi yang pertama untuk memiliki suatu perangkat atau mencoba produk dan layanan yang terbaru. Dibanding pasar negara berkembang lainnya, kebanyakan konsumen tertarik pada perangkat dan aplikasi yang terus dikembangkan secara berkesinambungan.
Laporan lainnya juga menunjukkan bahwa 55 persen konsumen Indonesia menyatakan mereka akan menyisihkan pengeluaran mereka untuk membeli gadget dalam waktu 12 bulan kedepan. Sebagai contoh, 81 persen berencana untuk membeli smartphone dan 61 persen ingin beralih ke ponsel yang memiliki layar lebih besar di tahun berikutnya.   Tore Berg, Managing Director for Communication, Media & Technology dan Customer Relationship Management, Accenture mengatakan bahwa konsumen perangkat digital kini sudah lebih cerdas.
Mereka lebih menginginkan perangkat terbaru dan juga inovatif. Tak hanya itu, kebanyakan dari mereka juga akan menambah jumlah perangkat dari yang dimiliki saat ini.   Riset Accenture Digital Consumer tahun 2014 mensurvei 1.000 pengguna internet di Indonesia mengenai penggunaan dan kecenderungan dalam membeli perangkat elektronik, konten dan layanan digital. Riset ini mengindikasi adanya peranan penting konsumen dalam menciptakan keadaaan di mana produk dan layanan digital menjadi sangat personal.
Kurangnya koneksi internet yang dapat diandalkan menjadi sumber kekecewaan konsumen. Menurut hasil riset, 86% melaporkan gangguan dan adanya isu dalam mengakses program TV dan film dari koneksi broadband di rumah. Sebanyak 60% konsumen mengatakan bahwa mereka bersedia membayar lebih untuk koneksi yang lebih cepat, dan 62% rela membayar lebih untuk akses “kapan saja, di mana saja”.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wong Tjin Tak, Communication, Media & Technology Lead, Accenture Indonesia. Ia mengatakan riset ini menunjukkan bahwa koneksi broadband tidak berhasil memenuhi ekspektasi konsumen. Konsumen bersedia untuk membayar lebih agar koneksi sama sekali tidak terganggu.   Laporan lainnya juga menyebutkan bahwa walaupun 55% konsumen digital di seluruh dunia sangat memperhatikan privasi di dunia digital, hal ini merupakan tantangan yang sulit diatasi.
Sebanyak 67% konsumen digital bersedia berbagi data pribadi mereka demi layanan tambahan atau potongan harga, dan hukum atau undang-undang untuk perlindungan data.   George Pramadono, Managing Director untuk CMT – Technology, Accenture Indonesia juga menegasakan saat ini 52% masyarakat Indonesia mempercayakan data pribadi mereka pada bank. Lalu diikuti oleh penyedia mobile network, kemudian search engine.
Oleh karena itu, perusahaan perlu berinvestasi secara agresif untuk mengembangkan aplikasi yang terintegrasi dan multifungsi ke dalam perangkat sehingga cocok untuk memuaskan permintaan konsumen.

Am (Ed. Nih.mc)


- Pilkada Sulbar
2017-02-04
Orasi Politik Syahrir Hamdani
2017-02-01
Pemanfaatan Teknologi, Cara SDK-Kalma Perbaiki Tatanan Birokrasi
2017-02-01
Hasil Pertemuan Aras Tammauni Dengan Megawati
- Berita Lainnya
2026-03-10
Sarina GMNI Cabang Mamuju Peringati Momentum Hari Perjuangan Perempuan
2026-03-10
Seni Melawan Sunyi: Perempuan Muda di Mamuju Rayakan IWD 2026 dengan Seni dan Refleksi Tubuh
2026-03-10
Timah Panas Hentikan Pelarian DPO Residivis Pelaku Curanmor Lintas Provinsi
2026-02-21
Ketum PP Muhammadiyah: Perubahan Struktur Polri Rawan Timbulkan Masalah Baru
2026-02-20
Dua Pria di Kalumpang Tewas Tertimbun Diduga di Lubang Tambang Emas
2026-02-15
Tak Kunjung Mekarkan Kota Madya Mamuju, Pemerintah Dinilai Langgar Undang-Undang
2026-02-15
Dualisme DPC GMNI Mamuju Berakhir, Dua Kubu Sepakat Bersatu Usai Konflik Sejak 2019
2026-02-13
Polisi Ungkap Kasus Curanmor Khusus Trail di Mamuju
2026-02-13
Tes Kesamaptaan Jasmani Polda Sulbar, Personel Antusias Jaga Kondisi Fisik
2026-02-12
Rikkes Berkala Polda Sulbar, Pastikan Kesehatan Prima Personel untuk Pelayanan yang Optimal
2026-02-12
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
2026-02-11
Dialog Interaktif Operasi Keselamatan Marano di RRI Mamuju, Dirlantas: Fokus pada Budaya Tertib Berk
2026-02-11
LPS Media Meet Up, Upaya Edukasi Masyarakat Simpan Uang di Bank Dengan Aman
2026-02-10
Beri Arahan di Rapim Polri, Kapolri Tegaskan Dukung-Kawal Penuh Program Pemerintah
2026-02-10
Jamin Keamanan dan Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Sulbar Gencarkan Pelayanan di Tengah Masy