Pelopor Media Online Sulawesi Barat

Redaksi | Iklan | Hubungi Kami

Demo Aliansi OKP Se Sulbar Tolak Kenaikan BBM, DPRD Masih Kosong

Demo Aliansi OKP Se Sulbar Tolak Kenaikan BBM, DPRD Masih Kosong
Rabu, 04 April 2012, Pukul: 16:04:04
Mamuju (malaqbi.com) - Sebagai bentuk aksi lanjutan, sekitar pukul 10 siang tadi ratusan mahaiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Aliansi Organisasi kepemudaan (OKP) Se sulbar, kembali menggelar aksi unjuk rasa, terkait penolakan atas rencana pemerintah pusat untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal bulan april mendatang. Aksi penolakan itu dimulai dari jalan ahmad kirang mamuju menuju kantor gubernur provinsi sulawesi barat.

Setelah ratusan mahasiswa tiba dikantor gubernur, aksi tersebut lalu dilajutkan ke kantor DPRD Sulbar. Sama seperti Aksi yang dilakukan sebelumnya, mahasiswa ingin bertemu dengan Anggota DPRD Sulbar untuk hearing dan sekaligu meminta agar pihak legislative dapat membuat rekomendasi secara kelembagaan kepada pemerintah pusat terhadap penolakan rencana kenaikan BBM itu, Namun pengunjuk rasa ini menyayangkan, karena tidak satupun anggota DPRD yang berada dikantor mewah tersebut. Bahkan pintu masuk ruangan gedung dikunci dengan rapat dan dijaga oleh puluhan aparat kepolisian resor mamuju dan satua polisi pamong praja Provinsi Sulawesi barat.

Dari kondisi ini, kembali memicu kemarah mahasiswa, hingga mahasiswa kembali nyaris bentrok dengan aparat kepolisian saat ratusan pengunjuk rasa ini berusaha menorobos masuk kedalam ruangan gedung DPRD Sulbar .

Setelah beberapa saat kemudian, mahasiswa yang tidak berhasil masuk kedalam gedung terhormat itu, lalu sejumlah mahasiswa melakukan aksi coret terhadap dinding-dinding kantor perwakilan rakyat tersebut. Hal itu dilakukan sebagai wujud kecamannya terhadap kinerja DPRD Sulbar yang tidak kunjungan menemui pihak mahasiswa untuk berdiskusi mengenai rencana kenaikan BBM oleh pemerintah pusat pertanggal 1 April mendatang

“Kawan-kawan ini membuktikan betapa bobroknya Anggota DPRD kita, yag selama ini menikmati fasilitas mewah digedung ini. Namun apa yang terjadi, beberapa kali kita mendatangi kantor mewah ini, akan tetapi tak satupun dari mereka yang mau menemui kita. Ini membuktikan bahwa para legislator, tidak sama sekali memperlihatkan kepeduliannya kepada masyarakat Sulawesi barat”, Tegas Koordinator lapangan, Muhammad ichsan Hidayat, Kamis (22/03/2012).

Mereka menilai, Anggota DPRD Sulbar hanya menikmati fasilitas mewah di gedung terhormat itu, tanpa berfikir untuk menemui mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya.

Karena belum dapat bertemu langsung dengan Anggota DPRD Sulbar, aksi lanjutan yang digelar oleh mahasiswa aliansi OKP Se sulbar ini dilanjutkan ke Hotel d’MALEO Mamuju. Karena pada waktu bersamaan, sejumlah anggota DPRD berada di tempat tersebut , dalam rangka mengikuti agenda kunjungan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi Republik Indonesia. Massa aksi yang secara langsung menerobos kedalam halaman hotel demaleo ini, kembali dihalau puluhan anggota kepolisian resor mamuju dan sejumlah satuan polisi pamong praja.

Akibatnya , Mahasiswa dan aparat kepolisian kembali saling dorong, dan nyaris menimbulkan bentrok. Dalam kesempatannya, koordinator aksi Muhammad Ichsan hidayat menegaskan aksi yang dilakukan dihotel demaleo mamuju ini adalah penolakan rencana pemrintah pusat untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Dalam lanjutan orasinya ia juga menyampaikan, bahwa aksi tersebut dilanjutkan dimaleo karena DPRD tidak berada dikantor. Bahkan dalam aksi mereka, ratusan mahasiswa ini ingin mengusir Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, yang saat itu masih berada dalam ruangan demaleo hotel mamuju.

“Kami minta agar Anggota DPRD Sulbar yang berada dalam hotel ini dapat keluar menemui kami. Kalau memang didalam ada menteri maka kami pun ingin bertemu dan ingat kami tidak menginginkan menteri tersebut berada disulbar. Usir menteri itu”, Ungkap dengan sorak oleh sejumlah pengunjuk rasa.

Semenetara itu, dalam kondisi saling dorong antara aparat kepolisian dan massa mahasiswa, secara langsung diambil alih oleh Kepala Kepolisian resor (kapolres) mamuju. Dalam kesempatannya, Kapolres Mamuju AKBP Darwis Rincing, melakukan negosiasi dengan pihak pengunjuk rasa, dengan memberi tawaran, bahwa pihak kepolisian dapat memfasilitasi mahasiswa untuk bertemu langsung dengan pihak DPRD pada hari senin mendatang

“Tenang  tenang, adik-adikku mahasiswa. Saya apresiasi perjuangan adik-adik. Namun didalam tidak ada Anggota DPRD Sulbar. Ini kiegiatannya Pemerintah Provinsi Sulawesi barat terkait kunjungan menteri. Jadi, saya akan melakukan upaya untuk mempertemukan adik-adik dengan Anggota DPRD Sulbar. Tapi mungkin itu baru bias dilakukan pada hari senin mendatang. Kalau bias nanti kita upayakan pukul 10 atau 11 siang,”Kata kapolres dalam kesempatannya bernegosiasi dengan mahasiswa.

Dari upaya Tersebut, maka mahasiswa pun sepakat atas upaya pihak kepolisian, Namun pihak Mahasiswa meminta, jika legislator sulbar tidak menemui Aliansi OKP Se sulbar, maka pihak kepolisian harus bertanggung jawab atas aksi susulan yang akan dilakukan oleh mahasiswa tersebut.

“Kami sepakati itu pak. Tapi kami minta agar pihak kepolisian dapat menjamin agar kami dapat bertemu dengan pihak DPRD Sulbar untuk menyampaikan aspirasi kami. Dan kami minta agar keplosian dapat menyampaikan kepada anggota DPRD Sulbar agar yang hadir tidak dalam jumlah yang sedikit," Harap pengunjuk rasa Kepada Kapolres Mamuju. (Azhari/mlc)



Komentar Pembaca

tYrrDGUqjxysQnRiiDD | siusun@best-view.net
Rabu, 13 March 2013, Pukul: 00:11:31
Isi Komentar :
prednisone 7880 online college courses =-PP car insurence 8-[

RKLkNkZPomBEOaJm | melissa@peoria.net
Minggu, 03 March 2013, Pukul: 16:36:37
Isi Komentar :
compare viagra cialis levitra >:-DD cialis generic 8-DDD buy viagra 083

EVhTMRqzsxyDlkzQQv | news@skillsnet.com
Minggu, 03 March 2013, Pukul: 16:36:17
Isi Komentar :
colleges with health care administration majors xowpax car insurance qoutes =-) really cheap car insurance %-)) online viagra ophmc

FAuvWOBKILyHZxGkY | ellenrap@aol.com
selasa, 26 February 2013, Pukul: 21:39:55
Isi Komentar :
cialis generic :O online school 796025 accredited online schools >:-( affordable auto insurance 11114

lklaTVslNrh | stacey.moses@uct.ac.za
Kamis, 14 February 2013, Pukul: 21:28:22
Isi Komentar :
nexium qdcg cheap auto insurance 8-)) 10 mg generic prozac without prescription :PPP buy pfizer viagra dydi

MdWzSXpWBaO | info@truepeace.org
Kamis, 14 February 2013, Pukul: 21:28:13
Isi Komentar :
valtrex buy cheap 32303 cheap insurance 884251 car insurance quotes %-]]]

oFxSekiNyhJVJ | terranceshelton@hotmail.com
Jumat, 08 February 2013, Pukul: 12:48:44
Isi Komentar :
cheap car insurance 81399 accutane ariles carinsurance mbonss car insurance quotes mpyggt

gBqVvmSDrvrRNdsP | uxxwrwht@nwxvnwmd.com
Minggu, 27 January 2013, Pukul: 17:18:59
Isi Komentar :
cheapest car insurance =-OO cheap auto insurance 384 cheapest car insurance 9560 life insurance umi

mmOTLotqRrtknYrLAgw | oalondrina@gmail.com
Minggu, 27 January 2013, Pukul: 17:18:58
Isi Komentar :
life insurance quotes =[ viagra :PPP auto insurance 8]]

ZuFLdaRmPjQNZsj | info@aasen.dk
Minggu, 27 January 2013, Pukul: 17:18:58
Isi Komentar :
cheap auto insurance rates =-))) state auto insurance aqu buy car insurance online :-(((

1|2|
Komentar Anda
Nama :
Email : **
Isi Komentar :
   

39888

   






Berita Terbaru
Selasa, 14 May 2013, Pukul: 19:04:00
HMI Manakarra, Aksi Serukan Tolak Kerja Sama Dengan AS Dalam Bentuk Apapun
Sabtu, 11 May 2013, Pukul: 03:50:12
Program Pertanian Mamasa Sarat Kecurangan
Jumat, 10 May 2013, Pukul: 22:32:13
Warga Keluhkan Buruknya Drainase Kota Mamuju
Jumat, 03 May 2013, Pukul: 10:14:57
ATS: Pemerintah Pusat Harus Segera Mengambil Keputusan
Jumat, 03 May 2013, Pukul: 09:51:42
Catatan Mendagri Soal Mateng
Jumat, 03 May 2013, Pukul: 09:36:08
Massa Pro Jamil Kembali Mendatangi Kantor Gubernur
Kamis, 02 May 2013, Pukul: 16:45:25
Perjuangan Mateng Belum Selesai
Kamis, 02 May 2013, Pukul: 03:11:36
Ciptakan Lapangan Kerja Yang Tidak merusak Produksi Pertanian Dan Nelayan
Kamis, 02 May 2013, Pukul: 02:18:51
PMII: Pemerintah Harus Buka Mata Melihat Kondisi Buruh
Kamis, 02 May 2013, Pukul: 01:15:36
Peringati May Day Tolak Kenaikan BBM