Yahya Hanafi: Perppu Adalah Langkah Preventif Pemerintah

Foto: Muh Yahya Hanafi pertama dari sisi kiri


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2017-07-19 | Dikunjungi: 170 Kali
MAMUJU (malaqbi.com) Penerbitan Perppu (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) beberapa waktu lalu oleh Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mendapat respon dari sejumlah elemen masayrakat. Terkhusus di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, digelar dialog yang menghadirkan lintas organisasi kepemudaan dalam membincang soal Perppu tersebut.

Salah satu pembicara pada dialog tersebut yakni, Muh Yahya Hanafi mengatakan bahwa lahirnya Perppu tersebut tentunya memiliki pertimbangan yang matang oleh pemerintah pusat.

"Untuk saya secara pribadi bahwa perppu ini diterbitkan karena melihat penomena bangsa fenomena negara saat ini memang berada diambang peng kotak kotakkan. Jadi mungkin ini adalah sebagai langkah preventif dari pemerintah dengan berkaca kepada konstalasi beberpa negara-negara yang terutama di timur tengah, sehingga langkah preventifnya adalah ormas yang bertentangan dengan pancasila itu akan dububarkan,"ucap mantan aktivis PMII itu.

Lanjut ia menyampaikan terlihat lahirnya Perppu ini adalah suatu tindakan yang darurat tetapi ketika melihat konstalasi nasional sepertinya diharuskan melakukan tindakan preventif.

"Kalau sudah mengakar dan massanya lebih banyak tentu akan sulit untuk dibendung. Mumpung kelompok atau orang-orang yang mempunyai tujuan tidak sepakat dengan pancasila masih jumlahnya sedikit, memang perluh diambil langkah pereventif,"ucapnya

Dihadapan sejumlah mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang hadi pada diskusi tersebut, Yahya, menjelaskan,jika secara kuantitas sulit untuk diatasi, maka bukan lagi pada wilayah membubarkan ormas tersebut tetapi akan terjadi perang saudara.

 "Saya kira ini jauh lebih berbahaya dan sangat mengerikan, jadi kalau saya langkah preventifnya dilakukan dari sekarang dengan segala konsekuensi dan konsekuensi ini menurut saya perluh pengawalan dari kita jangan sampai disalah gunakan oleh rezim yang berkuasa."ungkap Yahya  (**)

Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer