Wagub Sulbar Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Sebanyak 20.035

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
Advertorial
2019-11-20 | Dibaca: 41
MAMUJU (malaqbi.com) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar Cutomer Gatering dirangkaikan dengan penyerahan sebanyak 20.035 kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja di Pulau Karampuang.

Selain penyerahan kartu Ketenagakerjaan yang dilaksanakan scara simbolis di bawah laut itu, juga dirangkaikan dengan penanaman bibit trumbu karang di bawah laut.

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Enny Anggraeni Anwar, yang menghadiri kegiata tersebut menyampaikan apresiasi, menurut dia, kegiatan seperti itu tergolong unik sebab dilakukan dibawah laut.

"Ini unik, lain dari pada yang lain. Baru pertama kali di Sulbar,"ucapnya Rabu November 2019

Selain itu, Enny mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk sinergisitas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulbar dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan program sistem jaminan sosial,  sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undangan-undang Nomor 24 Tahun 2011.

 "Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang pertamkali dilakukan di sulawesi barat dan momen untuk memperkenalkan Sulbar ke tingkat Nasional,"kata Enny

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah Sulawesi dan Maluku BPJS Ketenagakerjaan, Toto Suharto, pada kesempatann tersebut mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda silaturrahmi bagi seluruh stakeholder terkait, dimana ketenagakerjaan hadir untuk melindungi seluruh pekerja jika terjadi resiko sosial sehingga segala kecemasan dapat ditanggulangi dan keluarga bisa merasa aman.

"Program ini memiliki banyak manfaat bagi para pekerja, salah satunya bisa mencegah angka kemiskinan karena adanya jaminan kesosialan,"ucapnya

Tak hanya itu, kata dia, Wajib hukumnya bagi pelaku usaha atau perusahaan untuk mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehinga jika terjadi kecelakaan kerja mereka akan menerima layanan jaminan pengobatan hingga sembuh.

"Jika cacat juga ada santunanya. Selain itu jika terjadi kecelakaan kerja dan meninggal dunia maka akan mendapat santunan,"pungkasnya. (Hms/Nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer