Wacana Megawati-Prabowo Berduet di Pilpres 2024, Begini Tanggapan Gerindra dan PDIP di Mamuju

Malaqbi.com | Redaksi

2021-06-11 | Dibaca: 134
MAMUJU (malaqbi.com) Baru-baru ini Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman mengatakan bahwa seluruh opsi pasangan Capres dan Cawapres yang bakal diusung partainya di Pilpres 2024 masih terbuka. Termasuk, menduetkan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto.

Pernyataan itu langsung mendapat tanggapan seorang pengamat politik dari Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam. Dirinya menilai menduetkan kembali Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto merupakan wacana yang tidak produktif bagi demokrasi. Bila wacana itu direalisasikan kata dia, berarti PDIP dan Gerindra sama saja tidak memberikan ruang kepada calon pemimpin muda untuk tampil di Pilpres 2024. 


Menanggapi hal diatas, Ketua DPC Partai Gerindra Mamuju, Muhammad Reza mengatakan, berkiprah dalam politik adalah sebuah bentuk pengabdian yang tentunya tak mengenal usia.

"Kan tidak mengenal batas usia, Tua muda semua bisa sepanjang itu menjadi pilihan itu memang wajar dalam demokrasi,"ujar Reza kepada malaqbi.com saat dihubungi via WhatsApp Jumat 11 Juni 2021 siang

 Sementara terkait anggapan yang mengatakan bahwa menduetkan megawati dan prabowo merupakan wacana yang tidak produktif, Reza justru menanggapi dengan santai. "ya itu kan pendapat,"ucap Reza

Sekretaris DPC PDIP Mamuju, Andi Malik justru mengaku sepagai perpanjangan tangan partai di daerah pihaknya hanya akan tunduk dan patuh dalam menjalankan perintah pengurus pusat.

"Sebagai perpanjangan tangan partai di tingkatan cabang sampai hari ini kami tunduk dan patuh dalam melaksanakan perintah dan intruksi ibu ketua umum ibu Hj Megawati Soekarno Putri." ungkap Malik (Nas) 
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer