Sitammu Uju Tentukan Pin Lambang Adat Mamuju

Andi Dai maksum tengah raja mamuju


Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2017-06-02 | Dikunjungi: 133 Kali
Mamuju (malaqbi.com) -Menyangkut eksistensi adat istiadat budaya Mamuju Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata, telah menggelar dialog kebudayaan yakni Sitammu Uju (dialog bersama antara Maradika dan Gala gar Pitu), yang berlangsung di Rumah Adat Mamuju, Rabu (31/05)

Sepeti yang dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Hj Sahari Bulan, kegiatan tersebut bertujuanin untuk menggali lebih dalam budaya lokal oleh berbagai unsur elemen masyarakat serta membahas pembuatan pin sebagai lambang adat Mamuju nantinya.

"Tujuan dari pertemuan kali ini adalah untuk membicarakan mengenai pembuatan pin Maradika (Raja) Mamuju dan Gala gar Pitu (pemangku adat), dan ini harus kita lakukan kordinasi terhadap mereka lewat sitammu uju, karena pin ini adalah lambang adat yang akan dikenakan oleh Maradika dan Pemangku adat, walaupun pada nantinya pihak Maradika dan Gala gar pitu yang akan menentukan model dari pin itu sendiri”. Kata Sahari Bulan yang juga selaku Ketua Panitia.

Lanjut Shari Bulan menyampaikan bahwa pin tersebut terbuat dari bahan emas yang beratnya 5 gram per satu pin dengan menggunakan anggaran APBD.

"Tetapi ini belum pasti, bisa saja ini bertambah hingga 10 gram dengan adanya dana tambahan dari gala gar pitu itu sendiri, selain itu pin ini akan di launching pada 14 Juli 2017 mendatang yang bertepatan dengan  hari jadi Mamuju”. Lanjutnya

Sementara itu Maradika Mamuju H. Andi Maksum Dai, mengatakan  kegiatan sitammu uju itu adalah ide dari lembaga adat bersama Pemerintah Daerah, dan pertemuan tersebut tidak lain untuk membahas terkait pin sebagai lambang adat mamuju

"Semoga pin tersebut bisa digunakan di hari jadi Mamuju yang sebentar lagi kita laksanakan”. Ungkap Raja.

Sementara itu ditempat yang sama Irwan Pababari selaku Wakil Bupati Mamuju, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah sejak lama ingin dilaksanakan

"Kita semua sangat menyadari dengen terbentuknya Sulawesi Barat yang beribu kota di Mamuju, budaya adat istiadat saat ini sedang berada di ujung tanduk, yang hari demi hari mulai terkerus oleh arus globalisasi dimana informasi yang begitu dahsyatnya masuk ke daerah kita yang secara tidak langsung telah mengikis adat istiadat kita,"Jelas Irwan

Ia juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali agar terus bertanggung jawab, menjaga dan melestarikan adat istiadat, yang dimilki daerah ini.

"Dan pada hari ini kita harus sadar bukan hanya Pemerintah Daerah yang memiliki niat untuk menjaga dan melestarikan budaya yang kita cintai ini, tetapi semua unsur tanpa terkecuali, bahwa kita mempunyai tanggung jawab yang sama untuk mencintai dan melestarikan budaya yang kita cintai ini." Jelas Irwan.

Sementara untuk peserta yang terlibat dalam kegiatan  tersebut adalah unsur Birokrasi, Raja  Mamuju, perangkat adat, Budayawan, perwakilan perempuan dan pemuda. (hms-syaifuddin/Ed-**)

Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer