Sekprov Sulbar Resmi Kukuhkan Forum DAS

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
Advertorial
2019-02-07 | Dibaca: 349
Sulbar (malaqbi.com) Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengukuhkan  Forum Koordinasi Daerah Aliran Sungai (Forum DAS) Sulbar Periode Kepengurusan  2018 – 2023, Kamis 7 Februari 2019.

Pembentukan Pengurus Forum DAS yang dikukuhkan salah satu hotel ternama di Kota Mamuju tersebut, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar Nomor 188.4/619/SULBAR/X/2018.

Dalam sambutannya, Sekprov Sulbar Muhammad Idris, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat di dalam kepengurusan Forum DAS tersebut.
"Forum DAS ini sangat luar bisa, sebab kawan-kawan ini  sebagai volunteer yang tidak mendapatkan honor dan tunjangan yang rutin, namun memiliki semangat dan kepedulian sangat besar terhadap pengelolaan DAS,"tutur Idris.

Idris menyatakan,  Forum DAS tersebut memiliki niat untuk memperkuat daya dukung dalam menyelamatkan lingkungan, khususnya  terhadap masyarakat di Sulbar.
Dalam upaya menyelamatkan alam, melalui kesempatan itu, Idris mengungkapkan, hal tersebut dibutuhkan peran tiga pelaku utama di dalamnya yaitu, goverment, society dan para ilmuwan, serta akademisi. Namun, lanjut Idris, yang terjadi di Indonesia justru ketiga pelaku utama itu tidak terlalu harmonis.

"Ketiganya ini tidak mungkin berhasil menyelamatkan alam, kalau dipisahkan atau bahkan jalan sendiri-sendiri, itu sudah pasti,"tandas Idris

Untuk itu, Idris berharap, agar Forum DAS yang telah dibentuk tersebut, ketiga pelaku utama yang terlibat di dalamnya  dapat bekerjasama, saling menutupi kekurangan demi kepedulian terhadap penyelamatan alam.

Tidak hanya itu, Idris juga mengajak, agar Forum DAS tersebut dapat diandalkan dan jadi modeling, serta menunjukkan eksistensinya jauh lebih efektif dalam memastikan DAS di Sulbar dapat dijaga dan dikelola dengan baik, yang pada akhirnya, membangun keseimbangan alam yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Sulbar.
Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Fakhruddin menyampaikan, tujuan pembentukan Forum DAS Sulbar, untuk mengantisipasi dan menyikapi maraknya bencana ekologis seperti banjir dan longsor yang terjadi di beberapa daerah.

Disampaikannya, sebagai daerah yang masih berkembang, Sulbar sedang gencar-gencarnya membangun di segala sektor, sehingga sebagai konsekuensi logisnya, adanya butuhkan lahan.

Fakhruddin menyebutkan, kawasan hutan Sulbar hingga saat ini masih sebesar 60 persen. Dengan demikian, melalui kesempatan itu, Ia mengajak semua pihak untuk bijaksana dalam mengelola kawasan hutan tersebut, sebagai rasa syukur kepada Tuhan. (ra/Nas)
Advertorial
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer