Hasamu (70) Nenek Yang Tinggal Digubuk Seorang Diri

Hasamu (70) kini tinggal sendiri digubuk menikmati diusia tuanx (foto :panji)


Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2017-11-28 | Dikunjungi: 46 Kali
MAMUJU (malaqbi.com) Hasamu, namanya yang kini telah genap berusia kurang lebih 70 tahun, dia tinggal seorang diri dalam sebuah tempat tinggal yang mungkin layak disebut gubuk. 

Kesehariannya ia bercocok tanam dengan tamanan ubi untuk bertahan hidup. ia bertempat tinggal di Kampung Baru, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku.  Suaminya berpulang ke rahmatullah sekitar 3 tahun silam dengan meninggalkan 7 orang  anak. Ketuju anak tersebut kini telah membangun rumah tangga di perantauannya sehingga ibu Hasamu harus tinggal sendiri.

"Beruntung salah satu dari anak perempuannya kerap datang menjenguknya dan memberikan beras untuk dimakan si nenek lansia itu, namun saat ini tapi terpaksa si nenek ini harus bersabar untuk tidak menerima pmberian dari anak perempuannya itu, sebab kondisi anaknya itu saat ini kini sedang terbaring di rumahnya yang terletak di Kampung Babalang, dikarenakan penyakit gula yang dideritanya
"Saya bersyukur karna masih dipinjamkan tanah untuk saya garap, karna saya juga tidak enak kalau tidak beraktifitas, saya sendirian disini, menanam ubi untuk saya makan, dan biasa saya juga membuat sapu lidi kalau ada daun kelapa kering yang jatu."ucapnya dengan nada rendah

Bagaimana mungkin nenek ini tidak menderita batin, sebelumnya ia tinggal bersama anaknya di kampung Bone-Bone, namun terpaksa ia angkat kaki dari rumah itu karena rumah itu kini dijual oleh anaknya sendiri. Nenek ini mengaku telah diberikan uang sebanyak 50 ribu harga dari jualan rumah tersebut

"Dulu saya sama anak saya, tapi lama kelamaan saya disuruh pulang kerumah cucu saya dan dikasih uang 50 ribu" katanya (panji)
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer