Safaruddin S.DM Sebutkan Salah Satu Potensi Sulbar Hadapi Ibu Kota Baru

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2019-11-07 | Dibaca: 71
MAMUJU (malaqbi.com) Wacana terkait pemindhan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan mendapat respon dari berbagai elemen masyarakat. Secara khusus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam menyikapi itu menggelar dialog publik.

Dialog yang mengusung tema "Ibu Kota Pindah Sulbar Bisa Apa"tersebut, menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Barat, Safaruddin S.DM, Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Mamuju, Andi Zulfahmi Hermawan, yang mewakili Kapolres Mamuju,Ipda Ahmad Setiawan, dan yang mewaili Kodim1418 Mamuju, Kapten Inf Boraima, serta pengamat dan raktisi, Maenunis

Safaruddin menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah melaksanakan dialog, serta mengaku tertarik terkait tema yang diusung mengenai pemindahan ibu kota.   "Kita diskusi hari ini kesiapan-kesiapan pemerintah provinsi, DPRD untuk dalam rangkah sebagai penyangga ibu kota negara,"ujarnya

Safaruddin menagatakan, tak dapat dipungkiri bahwa pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan hampir dapat dipastkan, sehingga Provinsi Sulawesi Barat dalam dalam hal provinsi penyangga harus lebih siap.  

"Seperti apa kesiapan kita dalam rangka penyangga ibu kota, pertama saya harus sampaikan salah satu potensi mendasar kita adalah memiliki luas wilayah begitu panjang, hampir melebihi makssar, luas daratan nya saja sekitar 16.000 luas lautan kita dan jumlah penduduk kita hanya sekitar 1,5,"ungkap mantan lurah Kalukku itu.

Safaruddin menambahkan, tak hanya itu, pembentukan kota madya juga dinilai sangat penting untuk kemajuan suatu provinsi. 

"Tantangan kita kedepan harus terbentuk kota madya, karena Sulbar salah satu provinsi yang belum ada kota madya nya."kata Safaruddin. (Nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer