SDK Sisir Matra, Berkunjung Ke Perusahaan Sawit Dan Silatturahmi Dengan H Saal

SDK bersama H Saal


wahyu setiawan |

2016-03-13 | Dikunjungi: 331 Kali

Matra (malaqbi.com) Agenda sosialisasi Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) di Kabupaten Mamuju Utara terus berlanjut. Kemarin, bakal calon Gubernur Sulawesi Barat itu menyempatkan diri berkunjung ke areal perusanaan kelapa sawit PT Unggul Widya Teknologi Lestari di Kecamatan Baras.

Di tempat tersebut, Suhardi berkesempatan berdialog langsung dengan para petinggi perusahaan. Di sela-sela dialognya, Suhardi menyebut kehadirannya di tempat itu merupakan upayanya untuk memastikan dunia investasi swasta di Sulawesi Barat bisa berjalan dengan aman dan kondusif.

PT Unggul Widya Teknologi Lestari sendiri diketahui sanggup menghidupi ribuan karyawan yang menetap di sekitar areal perkebunan kelapa sawit di Baras. Suhardi berharap, hubungan pihak swasta dengan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

"Bagaimana supaya dunia investasi di Sulbar ini bisa lancar. Investor yang ingin menanamkan investasinya tetap merasa aman. Serta, jaminan kesejahteraan masyarakat dari investasi pihak swasta tersebut juga tak boleh dikesampingkan," kata Suhardi, Sabtu (12/03).

Sementara itu, wakil Ketua DPRD Mamuju Utara, Musawir Az Ihsam yang mendampingi kunjungan Suhardi di tempat tersebut mengungkapkan, kehadiran Bupati Mamuju dua periode itu di lokasi pabrik kelapa sawit merupakan realisasi dari undangan pihak PT Unggul Widya Teknologi Lestari.

"Jadi, kunjungan kita di perusahaan ini murni untuk menghadiri silaturrahmi dengan pihak PT Unggul. Mereka mengundang Pak SDK sejak beberapa waktu lalu. Syukur, karena akhirnya Pak SDK berkesempatan untuk hadir langsung," kata Musawir yang juga Ketua DPC Demokrat Mamuju Utara.

Hari ini, Minggu (13/03), agenda sosialisasi Suhardi terus dilakukan. Dimulai dengan kunjungannya ke kediaman pribadi Wakil Bupati Mamuju Utara, H Saal.

Ditemui sesaat setelah menuntaskan pertemuannya dengan politisi Hanura itu, Suhardi mengungkap dukungan secara pribadi dari seorang H Saal terhadap pencalonannya di Pemilukada Sulawesi Barat, Februari 2017 mendatang. Suhardi menyebut, keinginan H Saal secara pribadi agar Partai Hanura bisa bergabung dalam gerbong koalisi Partai pengusung Suhardi Duka di Pemilukada nanti.

"Iya. Tadi kita suda ketemu dengan Pak Saal. Beliau secara pribadi mendukung saya. Olehnya itu, sangat besar keinginan beliau agar Hanura yang ia pimpin di Matra ini bisa bergabung dengan koalisi Partai yang nantinya mengusung saya di Pilgub," ungkap Suhardi.

Setali tiga uang, H Saal sendiri mengaku mengapresiasi langkah Suhardi yang telah memulai sosialisasinya di semenanjung Mamuju Utara ini. Dihubungi via telepon, pria asal Majene itu bahkan menyebut, tingkat penerimaan masyarakat Mamuju Utara terhadap sosok Suhardi sangat besar.

"Itu lantaran secara psikologis, masyarakat yang ada di Matra ini tidak bisa serta merta dipisahkan begitu saja dengan masyarakat yang ada di Mateng dan di Mamuju sendiri. Ketiga wilayah tersebut sesungguhnya punya benang merah yang relatif sama," kata Saal.

Menuntaskan pertemuannya dengan Wakil Bupati Mamuju Utara di atas, Suhardi Duka yang turut didampingi tokoh masyarakat, Aruchul Thahir, ketua DPRD Sulawesi Barat, Andi Mappangara, Wakil Ketua DPRD Mamuju Utara, Musawir Az Ihsam serta sejumlah legislator Sulawesi Barat dan
Mamuju Utara melanjutkan agenda silaturrahminya ke dua titik sekaligus di Kecamatan Bambalamotu.

Di kedua tempat itu, Suhardi Duka beserta rombongan telah ditunggu oleh ratusan masyarakat setempat. Dalam pemaparan singkatnya, Suhardi banyak menyinggung soal perbaikan pendidikan serta dunia kesehatan sebagai dua isu utama.

"Tidak boleh ada anak usia sekolah di Sulbar ini yang putus sekolah hanya karena persoalan biaya. Kalau begitu kondisinya, pemerintahnya harus hadir. Kalau saya dipercaya menjadi Gubernur, maka pemerintah yang akan saya pimpin berkomitmen untuk memberi subsidi kepada anak usia sekolah hingga ke tingkat perguruan tinggi," tegas Suhardi.

Urusan dunia kesehatan, Suhardi mengatakan, perbaikan infrastruktur kesehatan akan menjadi salah satu fokus yang jika dipercaya memimpin Sulawesi Barat akan serius ia tuntaskan. Infrastruktur kesehatan yang ia maksud bukan hanya dalam bentuk fisik semata.

"Sebab yang juga tak kalah pentingnya ialah bagaimana kita menyiapkan tenaga kesehatan yang handal di Sulbar ini. Ke depan, tidak boleh lagi ada masyarakat kita yang meninggal hanya karena tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal," demikian Suhardi Duka. (*)


Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer