SDK-Kalma Kuasai Debat Publik Putaran Pertama

Saat debat publik ketiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar 2017


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2017-01-11 | Dikunjungi: 183 Kali
POLMAN (malaqbi.com) Debat putaran pertama jelang Pemilukada Sulawesi Barat digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat di gedung Gabungan Dinas, Polman, kemarin. Pasangan SDK-Kalma disebut menguasai jalannya debat publik.

Juru bicara DPD Demokrat Sulawesi Barat, Syamsul Samad menjelasakan, ada beberapa indikator sehingga debat publik putaran pertama kemarin menjadi milik Pasangan Calon nomor urut 1 itu.

"SDK-Kalma menunjukkan kelasnya sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang memang dibutuhkan masyarakat. SDK dengan sangat cerdas menjawab tuntas seluruh pertanyaan panelis melalui moderator. Begitu pula dengan pertanyaan dari Pasangan Calon lainnya dijawab oleh SDK-Kalma dengan baik dan sangat tepat," kata Syamsul, Kamis (12/1).

Dalam debat yang dipandu oleh Dr Firdaus Muhammad kemarin, terdapat sejumlah jawaban SDK-Kalma yang faktanya disetujui baik oleh Pasangan Calon nomor urut 2, Salim-Hasan, maupun Pasangan Calon nomor urut 3, ABM-Enny.

"Terbukti, baik Paslon 2 maupun Paslon 3 keduanya sepakat dan menyatakan benar terhadapam jawaban Pak SDK saat kesempatan tanya jawab antar kandidat," sambungnya.

Syamsul yang juga Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat itu mengatakan, kemampuan SDK-Kalma dalam menguasai debat publik kemarin juga dibuktikan dengan penampilan keduanya di panggung debat tanpa mengandalkan bahan bacaan atau catatan khusus.

"SDK hadir tanpa teks itu membuktikan penguasaannya terhadap visi misi dan program prioritasnya. Kalau hanya mengandalkan teks bacaan, siapapun juga bisa ikut dalam debat asal tahu membaca. Itu bisa dianggap bahwa visi misi selain bukan lahir dari pikiran segar dari kandidat, bisa juga berarti tidak menguasai visi dan misinya," sebut Syamsul Samad.

Terpisah, politisi Demokrat, Sukri Umar menganggap, SDK-Kalma sekali lagi membuktikan bahwa keduanya memang layak untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat. Penampilan di panggung debat pasangan yang dijagokan Demokrat, Hanura, PKS  itu sudah cukup membuktikan bahwa keduanya memang pantas.

"Gestur yang ditunjukkan SDK-Kalma di panggung debat cukup meyakinkan. Keduanya santai dan rileks menjalani debat. Itu artinya, bahwa memang, keduanya menguasai materi visi dan misinya," kata Sukri.

Tentang SDK-Kalma yang tampil tanpa contekan, Sukri menyebut, hal itu dikarenakan baik SDK maupun Kalma Katta adalah figur utama di balik lahirnya visi misi serta program prioritas dari pasangan dengan tagline "ini jalan kita" itu.

"Itu karena SDK dan Kalma sendiri yang menyusun visi dan misinya. Jadi wajar kalau misalnya keduanya tampil tanpa beban, santai dan tak perlu bawa contekan. Berbeda dengan Paslon lain yang terlihat tampil lengkap dengan pelampung ajaibnya. SDK-Kalma tak perlu itu, karena keduanya sudah paham betul tentang visi misi sekaligus penajaman visi dan misinya," kata Sukri

Sementara itu, direktur eksekutif Indeks Politik Indonesia (IPI), Suwadi Idris menyimpulkan, pengalaman yang dimiliki SDK-Kalma dalam memimpin pemerintahan adalah fakta yang tak terbantahkan bagi keduanya dalam menghadapi debat publik putaran pertama. Menurutnya, tidak mengheranka jika SDK-Kalma disebut menguasai jalannya debat publik tersebut.

"Jika melihat sosok SDK-Kalma yang berlatar belakang politisi matang, pernah menjadi Bupati 2 periode dan memiliki tingkat pendidikan yang cukup tinggi, maka tidak heran jika keduanya tampil rileks di debat publik. Penguasaan materi dan konsep SDK-Kalma sangat bagus sebab keduanya ditopang oleh SDK yang mumpuni, dan berpengalaman menghadapi audiens. Jadi tidak sulit bagi SDK-Kalma memaparkan program dan visi misinya. Termasuk menjawab pertanyaan dari panelis maupun dari kandidat lain. Jadi memang, tak perlu bagi SDK-Kalma menggunakan bantuan teks, contekan atau lain sebagainya. (*)


Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer