Polda Sulbar Gelar Silaturahmi Dengan Media

Foto: Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang bersama pejabat utama Polda Sulbar serta para wartawan


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2017-02-08 | Dikunjungi: 121 Kali
MAMUJU (malaqbi.com) Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang dan berapa para pejabat utama Polda Sulbar menggelar silaturahmi bersama wartawan. Silaturahmi yang di gelar di Warkop 89 Jl Andi Makkasau Mamuju tersebut, Nandang menyampaikan fungsi lain dari  Kepolisian Republik Indonesia.

Kata Nandang, Polisi juga mempunyai dua fungsi, salah satunya sebagai unsur yudikatif yang menjalankan salah satu unsur sistim peradilan di negara ini terkhusus berkaitan dengan peradilan pidana ataupun korupsi, sisi ilain polisi juga mengemban posisi sebagai eksekutif, yaitu menjadi mitra dari Pemerintah daerah dalam mendukung terselenggaranya setiap program Pemerintah dalam rangkah meningkatkan kesejahteraan masurakat.

"Jadi Polri itu merupakan salah satu unsur dari empat pilar demokrasi, kenapa saya jelaskan supaya rekan-rekan media paham mana posisi Polisi pada posisi eksekutif dimana posisi Polisi sebagai yudikatif,"jelas Nandang

Lanjut ia menyampaikan keterkaitan media dengan kerja-kerja kepolisian. Sumber berita paling besar di Republik ini menurutnya ada di eksekutif, baik di kepolisian, kejaksaan termasuk KPK.

"Harapan saya dalam hal mencari berita tentunya faktor keselamatan harus diutamakan,"ucapnya

Selain itu, dihadapan sejumlah wartawan serta undangan lainnya, Nandang menyampaikan tujuan pertemuan tersebut dimaksudkan untuk mempersatukan komitmen antara kepolisian dan penyelenggara media.

"Sulawesi barat sebelum jadi provinsi merupakan daerah yang terisolir daerah yang terabaikan kemudian pembangunan juga alakadarnya, nah sekarang bagaimana paradigma daerah yang dulu terbelakang menjadi daerah yang lebih maju, ini sangat besar peranan dari media dalam hal mencerdaskan sumber daya masurakat ada di provinsi ini,"jelasnya

Jelang Pilkada pada umumnya masyarakat kerap tergiur oleh money politik. Ia berharap Pesta demokrasi kedepan tidak lagi perang kekuatan uang tetapi perang program yang meyakinkan kepada masyarakat, kapasitas dan kemampuan yang dimiliki sehingga masyarakat tidak lagi menilai dengan uang.

"Jadi jangan menggadaikan diri dengan diberikan uang sedikit saja terus memberikan kepercayaan kepada orang tersebut. Pilih sesuai pilihan hati bukan memilih siapa yang bayar itu tidak boleh terjadi."pungkas Nandang (**)
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer