Pemprov Dianggap Kurang Maksimal Gunakan Anggaran 2018

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2019-06-25 | Dibaca: 35
SULBAR (Malaqbi.com), Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulawesi Barat menyesalkan masih tingginya nilai Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) Provinsi Sulbar Tahun Anggaran 2018, sebesar Rp 129 Miliar lebih.

Wakil Ketua DPRD Sulbar Harun menyayangkan hal tersebut, sebab masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Dipaparkan dalam rapat paripurna DPRD Sulbar, pada Selasa 25 Juni 2019.

Rapat yang membahas mengenai penjelasan Gubernur Sulbar terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 di gedung DPRD Sulbar di Mamuju, dipimpin langsung oleh Harun.

"Harusnya menjadi perhatian lebih pemerintah, karena jika sisa anggaran tinggi berarti Pemprov Sulbar tidak maksimal dalam bekerja," jelas politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN), tersebut.

Harus berharap, tingginya Silpa Sulbar bisa menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bersama sehingga bisa lebih dimaksimalkan anggaran berikutnya. "Ini harus diperbaiki kedepan, jangan lagi seperti ini," kata Harun.

Rapat paripurna dihadiri Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Muhammad Idris, menjawab bahwa ada beberapa penyebab Silpa tahun 2018 masih tergolong tinggi. Dia menjelaskan, salah satunya adalah karena waktu yang terbatas.

"Bisa juga karena kemungkinan itu tadi sistem pengadaan barang dan jasa kita yang terlambat," terang Sekprov Idris.

Disamping itu, karena tidak adanya APBD Perubahan tahun 2018, sehingga pihak eksekutif Sulbar berharap pada tahun 2019 ini dan tahun-tahun kedepannya tidak terjadi lagi hal yang sama. (adv/Nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer