Padat Karya Penanaman Mangrove, Selain Manfaat Lingkungan Juga Manfaat Ekonomi

Malaqbi.com | Redaksi

2020-11-19 | Dibaca: 62
MAMUJU (malaqbi.com) Kegiatan Padat Karya mangrove merupakan Ekonomi Nasional (PEN) yang sesungguhnya bertujuan untuk peningkatan ekonomi di tingkat masyarakat khususnya yang terdampak pandemi covid-19.

Demikian yang disampaikan Kepala Balai BPDASHL Lariang Mamasa Marthen Baturante S.Hut, M.Si usai menggelar penanaman mangrove aecara seremonial di Dusun Papalang Pantai Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju, Kamis 19 November 2020

"Kegiatan ini sesungguhnya selain manfaat ekonomi juga ada manfaat lingkungan."kata Marthen

Manfaat ekonominya dimasa pandemi kita meningkatkan ekonomi masyarakat yang disekitar pesisir yang terdampak covid-19 selama beberapa bulan ini kita lockdown

"Lockdown , tidak melakukan aktifitas tentu akan berpengaruh kependapatan mikro ditingkat level masyarakat

Untuk itu melalui program PEN ini bagaimana ekonomi masyarakat bisa menggeliat. Disamping itu manfaat lingkungan dari program penanaman mangrove ini adalah pelestarian lingkungan untuk mencegah abrasi.

"Perubahan iklim saat ini, suhu meningkat demikian pula muka air laut meningkat banyak daerah-daerah rendah di wilayah pesisir yang tergenang

"Dengan adanya mangrove diharapkan bisa menahan laju abrasi. Inilah manfaat lingkungannya,"ujar Marthen

Marthen menambahkan, diharapkan masyarakat yang terlibat dalam program ini sebanyak 32 kelompok 1.102 agar dapat memelihara mangrove yang kita tanam hari ini.

"Sesungguhnya disini kita menjadi memotivasi, menyemangati masyarakat melalui event hari ini suapaya masyarakat yang terlibat dalam kelompok dari pesisir mulai dari kabupaten Mamuju utara sampai ke Polewali secara bersama-sama melalui kegiatan ini mereka berpartisipasi menanam mangrove di wilayah pesisir yang sudah ditetapkan."terang Marthen usai melakukan penanaman mangrove secara bersama-sama

Sementara itu, Jalaluddin Kepala Dusun Papalang Pantai mengaku sangat bersyukur atas adanya program Padat Karya Penanaman Mangrove (PKPM) tersebut.

Sebelumnya Jalaluddin telah berkali-kali menyodorkan proposal bantuan pembangunan tanggul ke berbagai istansi maupun lembaga pemerintahan namun tak kunjung mendapat reapon.

"Makanya kita ini sangat bersyukur pak ada masuk program seperti ini,"ujar Jalaluddin sesaat sebelum acara pembukaan dimulai. (Nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer