PKD GP Ansor Majene "Bela Agama Bangsa Negara"

foto bersama Anggota DPD RI perwakilan Sulbar Kiai Syibli Sahabuddin, disela-sela suasana pembukaan PKD GP Ansor Majene


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2017-11-04 | Dikunjungi: 105 Kali
MAJENE (malaqbi.com) Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Nahdatul Ulama (NU),dan salah satu kewajibannya adalah menjaga NKRI dan Pancasila. Ketika ada yang ingin merusak ideologi Negara Indonesia, tentu GP Ansor akan berada digaris terdepan. Demikian kira-kira GP Ansor memposisikan dirinya.

Pada Kamis 2 Oktober, ā€ŽGP Ansor Kabupaten Majene melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD),ā€Ž tepatnya di Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana.ā€Ž Disitu Ketua GP Ansor Sulbar, Sudirman Az, dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur atas diterbitkannya pemerintah tentang undang-undang Ormas.

"Baru-baru ini sudah diketuk palu tentang undang-undang ormas, tentu ini menggembirakan bagi kita semua. Perlu diketahui bahwa Majene salah satu lumbung organisasi Hizbut Tahrir Indonesia yang tujuannya ingin mendirikan negara di atas negara dengan sistem khilafah,"kata Sudirman pada pembukaan PKD GP Ansor yang bertemakan "Bela Agama Bangsa dan Negeri"itu.

GP Ansor dalam menjalankan manhaj organisasi kata Sudirman, sangat jelas, salah satunya mempertahankan NKRI dan ideologi Pancasila, sekaligus menjaga yang telah diamalkan para Ulama dan Kiai NU.

"GP Ansor itu jelas. Olehnya saya berharap kepada seluruh peserta agar serius mengikuti materi."demikian kata Sudirman, yang juga disaksikan oleh Anggota DPD RI, Kiai Muh Syibli Sahabuddin, saat turut hadir pada pembukaan PKD GP Ansor Mejene tersebut. (Nas)

Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer