OASE KK Tanam 5000 Pohon Mangrove di Pantai Baluno

Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2019-08-07 | Dibaca: 155
MEJENE (malaqbi.com) Organisasi Aksi Sosialidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) bekerja sama dengan Pemrintah Provinsi Sulawesi Barat dan pemrintah kabupaten Majene pada Rabu 7 Agustus 2019, di Pantai Baluno Kecamatan Sendana, menggelar penanaman mangrove bersama. Penanaman pohon mangrove sebanyak 5000 pohon tersebut dalam rangka Gerakan Nasional Peduli Mangrove, Pemulihan Daerah Aliran Sungai ( DAS) dan kampung hijauh sejahterah.

Acara tersebut, dihadiri langsung oleh Direktur Perbenihan Tanaman Hutan Ditjen PDASHL, Ir Mintarjo, MM, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Lariang Mamasa, Ir Abdul Halim Majid, MM, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Harun, Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, Andi Syukri Tammalele, Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Ir. H. Fakruddin, serta para OPD lingkup pemprov Sulbar dan Pemkab Majene.

Pada sambutannya, Ir Abdul Halim Majid selaku panitia pelaksana program menyampaikan, alasan penanaman pohon Mangrove yang ditempatkan di Kecamatan Sendana ini, tepatnya Mangrove Learning Center (MLC) Pantai Baluno, sebab tempat tersebut dianggap sangat strategis dan telah melakukan penanaman percobaan dan serta tumbuh besar karna terjaga, Sehingga kata dia, menanam tanaman tentu harus di jaga sehingga dapat tumbuh dengan baik sihinggah dapat bermanfaat untuk lingkungan dan Masyrakat.

"Tempat ini sudah strategis, karna kita sudah melakukan  penanaman sebelumnya disini, itu tumbuh dengan baik sebab ada yang pelihara, itu yang utama jika tanam ditempat yang lain itu, untuk hidup itu aga sulit. disini kami sudah contohkan sudah tanam itu sudah bagus kami punya contoh sebelumnya dan hasilnya sangat bagus, walau memang di tempat lain tumbuh tapi kurang bagus, kita harapkan di tempat lainnya agar dapat terjaga sehingga dapat tumbuh besar dan baik,"jelasnya

Selain itu, ia juga menyampaikan, selain penanaman pohon Mangrove sebanyak 5000 pohon itu,  juga menyiapkan tanaman lainnya sebanyak 500 pohon, seperti Mangga, Durian dan Pala untuk masyarakat setempat. Karna jenis tanaman ini sangat baik untuk dinikmati Masyarakat serta hasilnya juga menjanjikan. 

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeny dalam sambutannya menyampaikan, tanaman mangrove merupakan tanam yang sangat bermanfaat, tidak sekedar sebagai tanaman pelindung, tetapi juga dapat diolah menjadi bahan makanan.

"Mangrove bukan hanya untuk melindungi pesisir pantai, akan tetapi sangat banyak manfaatnya salah satunya bisa di olah menjadi makanan yang bisa menumbuhkan ekonami kita tentunya."ujar Enny  (Panji/*)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer