Warga Sumarorong dan Mambi Antusias Ikut Kampanye ABM-Enny

Foto: Antusias warga Mamasa pada kampanye ABM-Enny


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
| Dikunjungi: 469 Kali
MAMASA (malaqbi.com) Anwar Adnan Saleh yang belum lama ini mengakhiri masa jabatannyanya sebagai Gubernur 2 periode di Sulbar langsung memanfaatkan waktu untuk terlibat dalam mengkampanyekan pasangan Calon Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM)- Enny Anggraeni Anwar. Selasa (20/12) l
Lautan warga terlihat memadati kampanye pasangan Calon Gubernur  Sulawesi Barat ini, Kampanye digelar di dua Kecamatan yang berbeda. ABM di Kecamatan Sumarorong dan Enny di Kecamatan Mambi.
Mendampingi istrinya Anwar megaku terharu dan bangga melihat antusias masyrakat yang hadir di lapangan untuk menyakisakan kampanye pasangan calon nomor urut 3 itu.

"Ribuan yang datang memenuhi tempat acara . Saya terharu dan bangga melihat dukungan masyrakat Mamasa,"ungkap Anwar saat di konfimsi
Kampanye tersebut terasa spesial. Sebab Anwar menerangkan kegiatan dalam hal ini tim Sukses ABM-Enny tak mendatangkan artis dari Jakarta.

"Masyarakat menyambut baik, padahal tidak ada artis dari luar. Kenapa harus bayar mahal-mahal padahal kita punya potensi di daerah ini,"Ujar Anwar 

Menurutnya warga yang hadir masih menghendaki pemerintahan berlanjut melalui Cagub dan Cawagub, ABM-Ennny, mereka berharap percepatan pembangunan yang berjalan agar tidak terhenti.
Ia menjelaskan, geliat pembangunan infrastruktur Mamasa yang telah dan tengah bergulir saat ini butuh pengawalan oleh pemimpn Sulbar selanjutnya.

"Pak Wapres melihat kemajuan Sulbar dan meminta jangan sampai kedepan malah stagnan. Masyarakat meminta ibu Enny melanjutkan, karena saya masih ada. Dan tentu saya tidak akan biarkan ibu jala sendiri,"jelasnya

Selain itu, Anwar menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang mencoba merusak proses demokrasi yang adil, aman dan tertib. Kata dia sejumlaha warga Mamasa mengaku dihalang-halangi saat hendak menghadir kampanye Enny di Mambi.

"Tapi mereka tetap memaksakan diri untuk hadiri kampanye. Kita harap tidak ada lagi yang melarang-larang karena masyarakat punya hak yang harus dihargai,"Tandasnya (**) 
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer