Ketua Ikatan Arsitek Kalimantan Timur Membawakan Kulia Umum Di Kampus Unika

Angota DPRD provensi Kalimantan Timur Marhtinus ST.M.si saat membawakan kulia umum di unigeraitas Tomakaka Mamuju.


Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2018-01-28 | Dikunjungi: 78 Kali
Mamuju (malaqbi.com)- Kulia umum para arsitek Diaula Kampus Unifersitas Tomakaka Mamuju, yang dibawahkan Oleh Marhtinus, ST. M.si. Salah satu  Angota DPRD Provensi Kalimantan Timur, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Arsitek Indononesi (IAI) Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menyusun teman "Tantangan Hidup Arsitek Zaman Now dengan Penerapan UU Arsitek" 
Dalam kesempatan tersebut Marhtinus menyinggung terkait pembentukan UU arsitek, dimana dilatar belakangi oleh pasar bebas dimana nantinya  para arsitek-arsitek asing akan menggandeng dengan arsitek lokol yang ditunjuk oleh pengkop, atau pemda.
"perencanaan kota penyusunan studi awal perencanaan pembangunan gedung dan lingkungan, dan ini yang paling penting kita terapkan kemasyrakat, bahwa UU ini dibuat karna adanya pasar bebas dimana para arsitek asing nantinya wahib menggandeng arsitek kokal" Ujurnya
Ia menambahkan bahwa nantinya jika IAI sulbar berjalan dengan baik akan mendapatkan buku pedomon paraktek arsitek yang seperti profesi dokter" jelasnya

Sementara itu para arsitek muda Mamuju sangat bersemangat dan senang atas kehadiran ketua IAI Kalimantan timur, apa lagi dalam pemaparannya itu kepentingan hidup  para arsitek, sebab itu akan menjadi bagian penting bagi kami para arsitek apalagi dirinya mengaku masih muda dalam menimba ilmu bagian arsitek.
"Sacara pribadi atas kehadiran beliau sangat membantu dan memotivasi dalam penjelasannya terkait uu arsitek yang akan difungsikan dalam hal pembangunan di daerah maupun mendampingi arsitek Asing, karna memang seharuanya para arsitek lokal harus difungsikan dalam hal penataan suatu kawasan maupun tata ruang perkotaan " Firdaus yang merupakan arsitek muda lulusan dari Kampus Unika Mamuju
"salah satu pembahsan yang menanrik  itu adalah jika arsitek asing masuk ke indonesia wajib hukumnya di dampingi oleh arsitek lokal dan itu sudah di atur dalam UU Arsitek, tentu  itu sangat berpengaruh dalam pembangunan daerah mulai dari penataan ruang kota sampai pada pembagian ruang-ruang yang ada di daerah itu sendiri dalam hal ini kami sebut Land use, karna kita putra daerah pasti menginginkan dalam tata pembangunan tidak terhimbas pada masyarakat luas dalam aspek merugi, yang kita menginginkan daerah kita lebih baik, bagus pokoknya baguslah  tidak seperti sekarang ini pembangunan semburawut kemana-mana sepertinya tidak ada penerapan konsep Arsitektur saja !... ."tutupnya
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer