Ketua FKPT Sulbar Sebutkan Ada Dua Virus Berbahaya

Malaqbi.com | Redaksi

2020-10-14 | Dibaca: 305
MAMUJU (malaqbi.com) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kerjasama Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulbar menggelar Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi) di Matoz Mamuju, Kamis 14 Oktober 2020

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Sulbar M Imran Idris menyebutkan ada dua virus yang begitu berbahaya, pertama virus covid-19 dan yang kedua adalah virus paham radikalisme.

"Kedua virus ini sama-sama virus tapi bedanya adalah bagaimana kita memutuskan. Kita putuskan covid dengan tidak bergandengan tangan tapi kalau paham radikalisme kita putuskan dengan harus bergandengan tangan."ucap Imran Idris

Imran Idris menuturkan, Ngopi Coi yang mengusung tema Pelibatan Masyarakat Dalam Pencegahan Terorisme Melaui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulbar Bidang Media Massa Hukun dan Humas ada tiga tujuan.

"Yang pertama kita akan mengkaji ditempat ini bagaimana peran media dalam memutus perkembangan dari paham radikalisme, yang kedua kita akan mengkaji ditempat ini dampak negatif intenet, dan yang ketiga bagaimana teroris di Indonesia, ancamannya perkembangannya, sampai kerawanannya,"jelas Imran Idris 

"Ada informasi dari kominfo saya baca sejak 2017 sampai 2019 ada 13.032 konten yang berlafaz radikal, saya lihat sudah terblokir 11.803,"sambungnya

Imran berharap kepada masyarakat saat berselancar di dunia maya agar lebih waspada terhadap informasi yang didapatkan.

"Ibaratnya kalau ini makanan jangan terlalu digoreng informasinya sampai hangus sebab kalau hangus jadi pahit, tapi kalau kita bijaksana menggoreng informasi yang tadinya hangat bisa jadi sejuk."pungkas Imran Idris. (nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer