Kepala BBN Sulbar Sebut, Korban Bisa Melapor Langsung

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2020-01-21 | Dibaca: 56
MAMUJU (malaqbi.com) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat, akan terus melakukan sosialisasi tentang Rehabilitasi korban penyalagunaan Narkoba. Hal itu disampaikan Kepala BNNP Sulbar, Drs. Kenedy, saat ditemui di ruangan kerjanya, Selasa 21 Januari 2020.

Kata Kenedy, metode rehabilitasi oleh BNN selama ini banyak masyarakat yang kurang memahami. Selain orang sudah tertangkap atau tersidik oleh kepolisian saat ini, sebelum diajukan ke kejaksaan, setelah proses penyedikan itu selesai, dan sebelum diserahkan ke kejaksaan, telebih dahulu dilakukan asesmen oleh BNN. 

"Jadi kami punya Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang ketuanya saya sendiri, dan anggotanya ada dari kejaksaan, kepolisian, kesehatan, dari dinas sosial, ada fisikologi juga dan ada dari kedokteran juga, kita melakukan asesmen terhadap tersangka,"jelas Kenedy

Hasil dari asesmen itu, kata Kenedy, nanti akan dilampirkan berkas kepolisian untuk diajukan ke Kejaksaan. Ini kami sudah ada prosedurnya. 

Lebih lanjut ia menyampaikan, bagi yang tidak tertangkap, atau masyarakat yang mengetahui baik itu anggota keluarga, kerabat atau siapa saja, yang terlibat menggunakan atau pecandu narkoba, dapat melaporkan secara langsung ke BNN. 

"Kami akan secara proaktif datang kesana. Gak usah di bawa orang itu, kita akan datang kesana dan kita akan lakukan pemeriksaan awal, datang ke rumahnya kita akan konseling disana untuk menindaklanjuti kasus ini."jelasnya

Kenedy menambahkan, keluarga atau kerbat yang telah terpapar, agar jangan merasa malu dan menganggap itu aib. Ini kewajiban bagi masyarakat untuk menolong korban-korban penyalagunaan narkoba. 

"Supaya menyadarkan dia, kita akan kesana kita akan konseling kita akan asesmen bahwa ini perlu direhabilitasi medis atau di rehabilitasi sosial. Nanti kita rehabilitasi rawat jalan atau rawat nginap."ujar Kenedy. (Nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer