Kejari Mamuju Diminta Tegakkan Hukum Secara Adil dan Benar

Malaqbi.com | Redaksi

2022-11-02 | Dibaca: 71
MAMUJU (malaqbi.com) Dengan ditetapkannya Anggota DPRD Sulbar S dari Partai Demokrat, sebagai tersangka oleh Kejari Mamuju, DPD Demokrat bersama jajaran menyampaikan rasa prihatin atas kasus yang menimpa kader nya itu.

Sekretaris DPD Demokrat Sulbar, Wahab dalam penyampaiannya mengatakan, sebagaimana yang diatur dalam Partai Demokrat, pihak nya akan menyiapkan tim hukum atau bantuan. Hal itu kata dia berlaku bagi seluruh kader partai demokrat yang terjerat kasus hukum.

"Kami juga mendukung upaya hukum yang dilakukan kader kami untuk mencari keadilannya kami tugaskan bahkan menghormati jalannya proses hukum terhadap kader kami dengan tetap Memegang teguh Rule of Law termasuk menaati asas praduga tak bersalah,"kata Wahab

Sementara itu Tim Hukum DPD Demokrat Sulbar, Abdul Wahab,SH berharap agar penanganan perkara terhadap S agar ditangani secara baik-baik dalam proses penegakan hukum yang benar. Agar nantinya tidak terjadi perbedaan pandangan.

"Apakah cukup bukti dia ditetapkan sebagai tersangka atau bagaimana. Oleh sebab itu harapan saya terhadap teman-teman kejaksaan agar betul-betul meletakkan tersangka ini, benar-benar memiliki alat bukti yang kuat. Minimal dua alat bukti yang cukup."tegas Abdul Wahab

Jika tidak kata dia, bisa jadi nantinya akan jadi proses perdebatan di persidangan. Sehingga dalam penanganan kasus ini harus mengedepankan asa praduga tak bersalah.

"Sampai detik ini beliau belum dinyatakan bersalah sebelum ada putusan yang mengikat. Jadi harapan kami dalam penegakan hukum ini ditegakkan secara adil dan benar, Dan saya yakin beliau tidak bersalah,"unhkap Abdul Wahab

Selain itu Abdul Wahab juga menyampaikan bahwa jika dirinya yang terlibat sebagai pendamping hukum oleh S nantinya, ia siap bertarung.

"Dan kita lihat nanti, kalau saya dipake untuk mendampingi S dari partai demokrat, saya siap bertarung untuk itu."tegas Wahab (nas) 
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer