Kawan IBAS Mendukung Penolakan Reklamasi Pantai Pambusuang

Foto: Irvan Basri


Malaqbi.com | Redaksi

2016-04-26 | Dikunjungi: 370 Kali
Mamuju (malaqbi.com) - Penolakan reklamasi pantai Pambusuang, yang terletak di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, selain mendapat penolakan dari berbagai pihak, penolakan juga datang dari salah satu Budayawan Sulbar yang juga Peniliti Maritim Ridwan Alimuddin.

Inisiator inspirasi 2085, Irvan Basri ikut mendukung Ridwan dalam menolak rencana reklamasi tersebut. menurut Irvan, langkah yang di lakukan oleh Ridwan patut untuk diapresiasi, sebab tindakan pemerintah setempat itu telah mengusur mata pencaharian masyarakat sebagia nelayan.

"Pemerintah setempat mesetinya mengerti seperti bahwa masyarakat bergantung pada sumber daya laut sebagai mata pencaharain utama dan pertama. Pembangunan tanggul di pesisir Pantai Pambusuan aka menghilangkan pekerjaan rakyat." kata Irvan Basri, Rabu (27/04/16).

Meneurut pencetus Kawan Ibas ini, laut merupakan identitas bangsa Indonesia, selain dari soal kebudayaan, laut adalah penopan ekonomi rakyat khususnya nelayan.  Negara berkewajiban memastikan hal ini berlaku di seliruh wilaya NKRI  termasuk Sulbar.

Empat poin pernyataan Irvan dalam menyinkapi tindakan sepihak dan sewenang-wenang  pemerintah setempat diantaranga,

-Mendukung sikap Ridwan  Amiluddin dan mayarakat Pambusuang yang menolak pembangunan tanggul beton di pantai Pambusuang sebagai kebijakan yang tidak pro kepada kepentingan rakyat.

-Meminta kepada pemerinta polewali Mandar dan sulawesi barat untuk menghentikan rencana ini dan menepatkan permufakatan masyarakat pambusuang sebagai dasar pengambilang keputusan  pembangunan.

-Menyerukan kepada seluruh Kawan Ibas sulawesi barat untuk memberikan dukungan penuh bagi perjuangan ini dalam segalah Hal.

-Pembangunan disegala sektor wajib menempatkan kedaulatan rakyat sebagai payung utamanya. semoga ini menjadi peristiwa yang terahir."Pungkas Irvan (jaya)
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer