KPU Mamuju Laksanakan Gerakan Klik Serentak di Lima Titik

Malaqbi.com | Redaksi

Advertorial
2020-07-14 | Dibaca: 206
MAMUJU (malaqbi.com) Gerakan Klik Serentak (GKS) pada 15 Juli 2020 jadi penanda dimulainya fase pencocokan dan penelitian (COKLIT) tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih Pilkada 2020. 

Setelah GKS, akan diikuti dengan Gerakan Coklit Serentak (GCS) pada 18 Juli, yang menandai proses coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dengan mendatangi masyarakat pemilih.

GKS diharapkan dapat menggenjot kesuksesan Pilkada serentak di tengah pandemi covid-19 ini. Sebab masyarakat bisa memastikan namanya terdaftar sebagai pemilih melalui website www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Seperti yang dilansir di kpu-mamuju,go.id, Coffee morning yang dilaksanakan di lima titik di Kabupaten Mamuju jadi item kegiatan GKS yang diinisasi oleh KPU Mamuju. 

Komisioner KPU Mamuju divisi perencanaan, data dan informasi, Asriani mengatakan, kelima Komisioner KPU Mamuju bakal akan menyebar di lima tempat dalam agenda coffee morning tersebut.

"Dalam rangka Gerakan Klik Serentak (GKS) besok, Rabu 15 Juli 2020 untuk Pemilihan Serentak 2020, pastikan anda terdaftar sebagai pemilih dengan mengecek nama dan NIK di www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Ayo Sukseskan Pilkada tahun ini dengan memastikan anda terdaftar sebagai pemilih, sehingga dapat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020," urai Asriani, Selasa 15 Juli 2020.

Lokasi coffee morning sebagai penanda GKS sendiri terletak di lima titik. Dua di kecamatan Mamuju, satu di Simboro, satu di Kalukku, serta satu lainnya di kecamatan Sampaga.

Menurut Asriani, GKS juga dijadikan momentum untuk melaunching GMHP (Gerakan Melindung Hak Pilih) untuk pemilih di Pilkada Mamuju 2020.

Setelah GKS, KPU kembali akan menggaungkan GCS pada 18 Juli 2020. Di Mamuju, GCS rencananya akan ditandai dengan gelaran apel akbar di kompleks rumah adat Mamuju. Seluruh stakeholder pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 bakal diundang pada apel akbar GCS tersebut.

"Kenapa rumah adat ?. Karena kami ingin kearifan lokal Mamuju ini bisa jadi nafas utama pelaksanaan Pilkada tahun 2020. Semua pihak tentu berharap agar pelaksanaan Pilkada tahun ini bisa berjalan sukses dan berkualitas. Macoa, seperti tagline Pilkada Mamuju tahun 2020,"pungkas Asriani. (*)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer