Ini Yang Disampaikan Brigjen Pol Nandang Dihadapan Wartawan

Kapolda Baru Sulbar Brigjen Pol Nandang bersama Kapolda lama Sulbar dan Wakapolda Sulbar dalam konferensi pers akhir tahun


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2016-12-21 | Dikunjungi: 429 Kali
Mamuju (malaqbi.com) Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat bukan hanya melaksakan penegakan hukum tetapi juga untuk menciptakan kondisi yang dinamis. Demikian yang dikatakan Kapolda baru Sulbar Brigjen Pol Nandang M.H, melalui konferensi pers yang di gelar di multyroom d Maleo hotel, Rabu (21/12) malam.

"Yang utama bagaimana memelihara, menciptakkan kondisi yang dinamis. Dinamis dalam artian bahwa masyarakat bisa beraktivitas semaksimal mungkin didalam memenuhi kehidupan sehari harinya. Karena kalau misalnya situasinya nga aman bagaimana masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang. "ujar Nandang

Lanjut Nandang menyampaikan untuk menciptakan serta memelihara keamanan tidak cukup jika hanya tugas dan tanggung jawab Polri, tetapi dbutuhkan keterlibatan seluruh komponen, semua pihak, semua unsur, seperti Pemerinta Daerah, TNI serat masyarakat sendiri.

"Karena keamanan tidak bisa dilaksanakan oleh satu fungsi, oleh satu lembaga, tetapi seluruh komponen bangsa yang ada di sulawesi barat ini. Mau aman dengan tidak itu tergantung kita sebenarnya. Kalau masyarakat menghendaki aman insya Allah aman,"

Lanjut ia menyampaikan, siapapun yang berupaya, berusaha untuk menghasut menggerakkan hal-hal yang bertentangan dengan apa yang menjadi harapan, saya kira masyrakat memilihki yang namanya daya tangkal. Untuk bisa menangkal diperlukan adanya kecerdasan sehingga tidak mudah diperalat tidak mudah digunakan oleh orang lain.

"Harapan saya memang kedepan tidak ada berita yang muncul yang nantinya karena tidak adanya komunikasi yang intens diatara kita sehingga menimbulkan persepsi yang berbedah. Jadi komunikas merupakan salah satu alat untuk mempersatuan persepsi kita, sehingga kita melihat yang bulat itu bulat, jangan saya melihat bulat rekan-rekan media melihatnya lonjong bisa-bisa segi empat. Makanya untuk menyamakan persepsi itu perluh komunikasidan komunikasi itu adalah sarana kita didalam mewujudkan sinergsitas antara media dengan kepolsian. Karena pangawasan masyarakat melaui media, suapaya pengawasannya lebih obyetif perluh komunikasi diantara kita. Yang pasti jangan ada dusta diantara kita."pungkasnya. (**)

Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer