Tuntut Usut Korupsi Irigasi, Mahasiswa Mateng Gelar Aksi

Foto: Ashari Rauf bersama Kapolres Mamuju saat memberikan gambar bangunan irigasi


Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2016-09-01 | Dikunjungi: 617 Kali
Mamuju (malaqbi.com) - Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mateng (Mamuju Tengah) menggelar aksi solidaritas di halaman Kantor Polres Mamuju untuk menuntut pengusutan dugaan penyalahgunaan dana pemangunan irigasi di Dusun Salu Barana, Desa Lara, Kecamatan Karossa yang dikerjakan sejak tahun 2015 lalu dengan anggaran milyaran Rupiah.

Dalam aksi tersebut, mereka menuntut kepada pihak Polres Mamuju agar segera mengusut tuntas kasus tersebut yang diduga merupakan pelanggaran berat.

"Kami berharap kepada pihak Kepolisan Mamuju agar mengusut tuntas kasus ini, sebab merupakan kerugian negara," kata Koordinator Aksi, Muliadi, Kamis (01/09/2016).

Tokoh Pemuda Mateng, Ashari Rauf, yang turut dalam aksi tersebut merasa kecewa kepada pihak Kejaksaan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) atas pernyataannya di beberapa media yang mengatakan bahwa proyek itu sudah selesai , namun kenyatannya proyek tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

"Saya sangat kecewa terhadap pihak kejaksaan dan PU, telah mengeluarkan statement di beberapa media bahwa proyek tersebut sudah rampung seratus persen. Kami harap agar pihak Kepolisan mengusut tuntas persoalan proyek irigasi tersebut yang kami anggap sangat merugikan masyrakat," tegas Ashari.

Aksi yang dilakukan puluhan Mahasiswa ini dimulai dari Lapangan Ahmad Kirang Mamuju menuju Kantor Polres Mamuju yang kemudian dilanjutkan ke Kantor kejaksaan Negeri Mamuju.

Ikatan Pelajar Mateng menganggap bahwa proyek irigasi tersebut sudah melanggar undang-undang sebab sejak awal proyek ini tidak memasang papan nama proyek saat dikerjakan, dan melanggar ketentuan yang ada. (Pj)

Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer