Hama Padi: Ini Keluhan Petani Di Kecamatan Mapilli

Foto: Salah seorang anak petani yang juga mantan aktifis PMII


Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2016-08-09 | Dikunjungi: 339 Kali
Mamuju (malaqbi.com) Petani sawah yang ada di Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, keluhkan atas menurunnya hasil padi setiap panennya di karenakan penyakit hama.  

Para petani padi tresebut tentunya mengeluhkan dengan hasil panen yang tidak sesui dengan target. Para petani tersebut saat ini sangat mengalami penurunan hasil panen dibanding pada tahun-tahun sebelumnya. 

Kepada malaqbi.com, diungkapkan Rukman salah seorang petani padi di desa tersebut menyampaikan, kali ini hasil panen masyarakat setempat sangat menurun, juga sangat  tidak sesui dengan tahun-tahun sebelumnya di mana para petani biasanya mendapatkan gaba sekitaran 90 sampai 100 karung, namun kali ini hanya mencapai sekitar 20 karung gaba.

"Tidak biasanya seperti ini, ditahun sebelumnya kami biasnya panen sekitar 90 sampi 100 karung gaba namun, tahun ini kami hanya mendapatakan sekitaran 30 karung sampi 20 karung gaba."ungkap Rukman, Senin (8 Agustus)

Sementara itu, salah seorang Mahasiswa jurusan pertanian Kampus Universitas Tomakaka juga melontarkan protes, ia menyatakan bahwa kendala para petani tersebut adalah penyakit hama yang menyerang tanaman padi mereka.

"Petani padi tidak tau pengusir hama di ladan mereka dan saya kira ini butuh perhatian khusus."ucap Kusuma
 
Selain itu salah satu anak petani di desa detempat yang juga mantan aktifis PMII tak ingin ketinggalan untuk angkat bicara terkait kondisi ekonomi yang sedang melanda para petani sawa itu.

"Saya harap agar pemerintah yang terkait, dapat memberi solusi untuk mengatasi masalah yang dialami para petani tersebut, petani hanya mampu menenam, memupuk, namun untuk mengatasi wabah penyakit hama mereka kurang paham, setidak-tidaknya mereka diberikan semacam pelatihan dan paraktek agar dapat mengatasi masalah seperti itu."jelas Bucek  (PW)
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer