Gelar Konfercab Pertama Bukti Fatayat NU Sulbar Mulai Bangkit

Malaqbi.com | Redaksi

2021-10-07 | Dibaca: 83
MAMUJU (malaqbi.com) Setelah sekian lama tertudur pulas, Fatayat NU Kabupaten Mamuju akhirnya kembali bangkit, terbukti hari ini Rabu 6 Oktober 2021 di Aula Hotel Berkah, JL Soekarno Hatta Mamuju, Fatayat NU Mamuju telah menggelar konferensi cabang (Konfercab) kesatu.

Wakil Ketua Tanfidzia NU Sulbar, Amran HB, yang membuka secara resmi Konfercab 1 tersebut menuturkan Ini adalah era kebangkitan fayayat NU Provinsi Sulawesi Barat. Dimana selama beberapa tahun terakhir ini mereka berada dalam tidur pulsanya.

"Hari ini saya melihat mereka sudah mulai bangkit setelah merasakan bahwa ancaman dari berbagai pihak, kaitannya dengan ancaman ke Indonesiaan, ancaman persatuan dan lunturnya nilai-nilai islam Ahlusunnah Waljamaah Annahdiyah mereka rasakan sehingga bangkitlah para pemudi-pemudi islam yang tergabung dalam fatayat Nahdatul Ulama dan saya sangat mengapresiasi konfercab hari ini sebagai bukti mereka sudah mulai bangkit,"ungkap Amran

Sebelumnya dalam sambutannya, Amran sedikit menyinggung terkait latar belakang didirikanya NU ialah untuk mengembalikan atau menjaga marwah Islam yang sebenarnya sebagaimana yang dibawa oleh Rasulullah Nabi Muhammad SAW.   

"NU didirikan untuk mengembalikan marwah islam yang sebenarnya yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW sebagai islam yang ramah islam yang damai islam yang tidak pembenci islam yang tidak pemukul tapi islam yang merangkul, islam yang tidak mudah menyalahkan orang dan lain sebagainya,"sebut Amran dalam sambutannya

Kata dia, saat ini ada beberapa ancaman yang meski diwaspadai salah satunya berkaitan dengan pemikiran radikal agama.

"Ancaman yang saya sebutkan tadi ini sudah tidak jauh sudah ada di depan mata kita. Bisa jadi ada dilingkungan keluarga kita yang sudah terpapar pemikiran-pemikiran radikal agama.
Bisa bayangkan kenapa kita menolak itu khilafa, NU sangat getol menolak, pertama memang tidak ada sanat perintahnya dari Nabi dan yang kedua bisa bayangkan kalau agama itu dilembagakan menjadi sebuah negara,"ujar Amran

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Sulbar, Imelda Adhiyanty menjelaskan pada dasarnya saat ini pimpinan wilayah Fatayat NU Sulbar yang mengambil alih untuk pelaksanaan Konfercab Fatayat NU di tingkatan Kabupaten.

"Secara administrasi SK mereka ini sudah selesai jadi masa kepengurusan ini sudah selesai tepatnya itu sejak tahun 2020. Dengan adanya pembekuan ini maka PW sebagai perpanjangan tangan dari pengurus pimpnan pusat Fatayat NU ini diberi amanah untuk melaksanakan Konfercab,"kata Imelda

"Di suksesi ini menjadi ajang atau langkah-langkah kita untuk melakukan kaderisasi terhadap para kader-kader fatayat Nu yang notabene berasal dari organisasi putri ke NUan juga jadi tidak terjauh dan tidak terlepas dari itu semua,"sambung Imelda (Nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer