Pengedar Obat-Obat Terlarang di Mamuju, Terancam Pidana 15 Tahun Penjara

Malaqbi.com | Redaksi

2022-11-04 | Dibaca: 68
MAMUJU (malaqbi.com) Satuan reskrim Narkoba Polresta Mamuju, mengamankan 11 tersangka pengedar obat-obat terlarang, termasuk narkotika.
Ribuat butir obat-obatan pil koplo, Komix dan obat grantusit juga berhasil disita oleh Polisi.

Kasat Narkoba Polresta Mamuju, AKP Jamaluddin dalam pres release yang dilaksanakan di halaman Kantor Polresta Mamuju, pada Kamis 3 November 2022 kemarin, mengatakan yang menjadi saksi dalam pengungkapan kasus ini adalah korban.

“Dari tujuh kasus pengungkapan Satresnarkoba ini, kami mengamankan 9 tersangka, 2 tersangka lainnya saat ini berada di rutan Mamuju. Adapun 7 LP tersebut yakni LP 33 dan LP 34 yaitu kasus obat-obatan berbahaya, kemudian LP 34 dan 37 kasus narkotika jenis sabu, LP 35 peredaran obat komix dan grantusit yang disalahgunakan,"jelas Jamaluddin

Dikatakan Jamaluliddin, modus para pelaku dalam menjalankan aksinya dengan cara memesan barang melalui aplikasi online, dan rata-rata yang menjadi korban atas penyalagunaan obat-obatan tersebut adalah anak dibawa umur.

"Informasi dari masyarakat banyak beredar obat-obatan pil koplo tersebut atau boje yang dikenal di kabupaten Mamuju. Atas informasi tersebut kami mendapatkan bahwa ada banyak barang yang masuk untuk dipersiapkan di komsumsi pada malam tahun baru,"terang Jamal

Sementara untuk pasal yang terapkan terhadap ketujuh LP ini adalah pasal 197 supseder 196 Undang-Undang Nom 36 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara dan satu koma lima miliar.

"Untuk tersangka jenis sabu kita terapkan pasal tentang narkotika Undang-Unang Nomor 35 Pasal 114 Ayat 1 Supseder Pasal 112 Undang-Undang Narkotika,"demikian Jamal (nas)



Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer