Dugaan Kasus Korupsi APK Di KPU Sulbar, Polda Sulbar Dinilai Tidak Serius

Saat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan GMNI Mamuju menggelar unjuk rasa di Mapolda Sulbar, soal dugaan kasus korupsi APK di KPU Sulbar, pada Pilgub 2017 kemarin


Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2017-12-13 | Dikunjungi: 150 Kali
MAMUJU (malaqbi.com) Aliansi Mahasiswa Sulawei Barat, yang tergabung PMII dan GMNI, Mamuju, Rabu 13 Desember, kembali melakukan unjuk rasa di Markas Polda Sulawesi Barat, yang terletak di Jalan, Ahmad Kirang Mamuju. Mereka menuntut kejelasan terkait penanganan kasus dugaan korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) di KPU Sulbar.

Salah satu massa aksi, Wais Walkorni, dalam orasinya mengatakan, bahwa pihak Polda Sulbar, tidak terlihat serius dalam menangani kasus APK tersebut, sebab hingga saat ini belum ada kejelasan. 

"Sampai saat ini tidak ada peningkatan sama sekali dengan penanganan kasus korupsi,"kata Wais, Rabu (13/12/2017) 

Lanjut Wais mengatakan, harusnya Polda Sulbar, memperlihatkan eksistensi keberadaannya di Sulawesi Barat, dengan menyelesaikan kasus dugaan korupsi APK yang ada di KPU Sulbar tersebut. 

"Ini kasus korupsi pertama yang ditangani Polda, namun sampai saat ini masih tarik ulur. Polda tidak tegas mempresur BPKP. jangan sampai kami menilai bahwa ada persekongkolan antara Polda Sulbar dengan BPKP."ucap Wais

‎Sementara itu, dikatakan Kasubdit Tipikor, Polda Sulbar, AKBP Aji Musa, saat melakukan dialog singkat dengan massa aksi dihalaman Mapolda Sulbar itu, saat ini, soal rilis kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Sulbar belum ada hasil yang dikeluarkan, meski pihaknya  telah melayangkan surat resmi ke BPKP sebanyak 2 kali. (Nas)
Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer