BPDASHL Lariang Mamasa, di Tahun 2019 Rehabilitasi Hutan Seluas 2000 Ha

Nasrullah | Pemimpin Redaksi

Lahir di Ujung Utara Mamuju. Pecinta Sheila on 7
2019-11-29 | Dibaca: 194
Mamuju (malaqbi.com) Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Lariag Mamasa, pada Jumat 29 November 2019 bertempat di Istalasi Karantina Hewan Kelas II Mamuju, Desa Botteng, menggelar penanaman pohon.

Penanaman pohon produktif tersebut yang merupakan kegiatan puncak seremonial Gerakan Nasional Pemulihan DAS (GNPDAS) Tahun 2019, dan pertama kali dicanangkan pada tahun 2018 yang diinisiasi oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Asisten Provinsi Sulbar, M Natsir dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulbar mengatakan, GNPDAS, untuk meningkatkan kesadaran masyrakat dalam memulihkan hutan dan lahan, untuk menyelamatkan sumber daya air dan produktifitas lahan serta perubahan iklim dan pencegahan bencana hedrometrologi.

"GNPDAS merupakan pengembangan atas agenda tahunan penanaman pohon pada kegiatan hari menanam pohon indonesia,"ujar M Natsir

Sementara itu, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran dan Hutan (BPDASHL) Abdul Halim Majid, mengatakan penanaman pohon produktuf tersebut untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Yang ditanam itu bua buahan. Buah buahan ini kalau kita tanam sekarang pasti itu tata air disekitar sungai lebih bagus lebih jernih. Terus hasulnya sendiri, kalau itu kayu kayuan, nanti itu suatu saat dia akan panen kayu."jelas Abdul Halim Majid

Tak hanya itu, Abdul Halim Majid menyebut, tak hanya tahun 2019 ini, kedepan program yang serupa masih tetap akan dilakukan peningkatan dikarenakan jumlah kerusakan lahan yang ada di Sulbar sangat luas.

"Yang rusak lahan di Sulawesi Barat ini banyak, ada sekitar 80 ribuan Hektar yang harus diperbaiki,"ungkap Abdul Halim kepada sejumlah awak media.


Untuk diketahui kegiatan penanaman pohon produktif tersebut yang merupakan rehabilitasi dalam kawasan tahun 2019 di Provinsi Sulawesi Barat, BPDASHL Lariang Mamasa, telah melaksanakan rehabilitasi seluas 2.000 Ha yang tersebar di Kabupaten Mamuju, Mamasa, Majene dan Kabupaten Polewali Mandar.

Sementara untuk bantuan bibit produktif 2019 sebanyak 116.374 batang, terdiri dari, bibit Mangga, Durian, Manggis, Rambutan dan Pala, untuk bibit persemaian permanen tahun 2019 sebanyak 700.000 batang terdiri dari jenis Sengong Laut, Ketapang Kencana, Kemiri, Jati Putih, Mahoni, Jabon Merah, dan Cempaka/Uru) (Nas) 
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer