Andi Ruskati Berharap Masyarakat Tak Perluh Takut Untuk di Vaksin

Malaqbi.com | Redaksi

2021-09-14 | Dibaca: 38
MAMUJU (malaqbi.com) Anggota DPR RI asal Sulawesi Barat Andi Ruskati Ali Baal Masdar meminta kepada seluruh masyarakat khususnya di Sulbar agar tidak serampangan menerima informasi tentang vaksinasi, mengingat saat ini sangat marak informasi hoax yang berseliweran di media sosial. 

"Jangan takut di vaksin, saya sudah di vaksin dua kali. Karena vaksin ini bagaimana meningkatkan imun kita supaya kita kuat. Jadi bertemu siapa saja kalau imun kita bagus dan mematuhi protokol kesehatan inisya Allah kita tidak tertular,"ungkap Andi Ruskati saat membawakan materi pada kegiatan Sosialisasi Germas (Gerakan Masyarakat Sehat) Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di marasa corner Komleks Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 14 September

Sehingga ia meminta kepada seluruh peserta yang hadir agar menyampaikan kepada seluruh keluarga dan rekan rekanya agar tak perluh takut untuk melakukan vaksin karena vaksin itu dapat menaikkan imunitas. 

"Contoh sebelum saya di vaksin saya periksa imun saya dulu di prodia ambil darah, Imun saya gimana, kalau dua pulu persen kebawah itu memang sangat membahayakan bagi kita tetapi kapan dua puluh atau 40, 100 atau 200 insyaAllah kita kuat. Jadi saya itu rajin memeriksan imun saya karena kapan turun saya tidak berani bertemu siapa-siapa,"jelas Ruskati  

"Jangan bilang tidak ada covid karena belum kena kalau sudah kena tentu menderita batin. Tidak bisa keluar-keluar rumah harus kita di isolasi,"sambung Ruskati
Ditemui usai acara sosialisasi berlangsung, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Asran mengungkapkan kedepan pihaknya akan tetap dengan langkah yang telah diawali kemarin dimana telah mensosialisasikan kemudian lebih mendisiplinkan lagi protokol kesehatan. 

"Kemudian itu tadi memahamkan ke masyarakat suapaya paham itu vaksin. Vaksin ini saya konotasikan tadi kita sementara naik perahu dinahkodai oleh pak gubernu dalam hal ini atau pak presiden dalam kondisi perahu kita terserang badai kita dibagikan pelampung, nah itulah vaksin,"ungkap Asran

Meski demikian tak ada jaminan bahwa kita tetap akan hidup meski telah di vaksin namun itu adalah upaya ikhtiar dalam rangka menyehatkan diri agar bisa terhindar dari penularan covid-19. (Nas) 
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer