Analisa Bettleneck, Langka Awal Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran



Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2017-07-27 | Dikunjungi: 104 Kali
MAMUJU (malaqbi.com) Tahun 2017, Unicef kembali menandatangani kontrak kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Yayasan Karampuang. Salah satu porogram yang disepakati adalah Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran. Sebagai langkah awal dari program tersebut, dilakukan review layanan terpadu pencatatan kelahiran dan analisa bottleneck (sumbatan masalah) yang berlangsung di d Maleo Hotel, pada hari Kamis (27/7).

Program Manager Bidang Perlindungan Anak Yayasan Karampuang, Ija Syahruni, mengatakan, penting untuk melakukan review dan analisa sumbatan masalah, untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala dalam kepemilikan dokumen kependudukan. Dengan begitu, dapat dirancang solusi konkrit pencatatan kalahiran untuk mendapatkan dokumen kependudukan utamanya akta kelahiran sebagai hak dasar anak.

Sekretaris Daerah Kab. Mamuju, H.Suaib Kamba yang hadir dalam kegiatan ini sekaligus membuka acara secara resmi. Ia berharap, kegiatan tersebut benar-benar menghasilkan sebuah sumbangsih pemikiran ataupun hasil yang maksimal guna menunjang keberhasilan program Peningkatan Cakupan Akta Kelahiran.

"Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju kembali mengapresiasi dan menyambut baik kepada pihak Unicef yang begitu gigih kembali mendukung Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam upaya peningkatan layanan pencatatan kependudukan.” Kata Suaib.

Untuk diketahui, tahap awal program peningkatan cakupan akta kelahiran, ada tigatitik untuk pilot program, diantaranya Kelurahan Binanga Kec. Mamuju, Desa Botteng Utara Kec. Simboro dan Desa Bunde Kec. Sampaga. (*)


Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer