Mahasiswa Pertanyakan Status Tersangka DPRD Sulbar Di Kejari Mamuju

Kasi Intel Kejari Mamuju, Dhian Arwitadibrata, saat menemui para pendemo di halaman Kantor Kejari Mamuju (Foto:Panji)


Panji Wijaya | Reporter

Bukan Manusia Millenium, namun namanya terobsesi dari Super Hero Indonesia, Panji Manusia Millenium.
"Manusia harus memposisikan dirinya sebagai manusia"PW
2017-11-21 | Dikunjungi: 115 Kali
MAMUJU (malaqbi.com) Puluhan Mahasiwa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Sulbar, melakukan unjuk rasa didepan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, yang terletak di Jalan Ks Tubun, Mamuju, Selasa (21/11/2017)

Mahasiswa ini menuntut Kejari Mamuju, lantaran pasca penetapan empat tersangka Anggota DPRD Sulawesi Barat, yang hingga saat ini dinilai belum ada kejelasan.
Sebagia Jendral lapangan, Maman Suryaman, kepada wartawan menjelsakan, ke empat anggota DPRD tersebut sudah dalam kasus tersangka namun sampai saat ini belum ditahan.

"Beberapa anggota dewan yang tersangka ini, sudah melakukan prapradila dan itu ditolak dan itu menjelasakn tidak ada alasan lagi untuk tidak ditahan" jelas Maman

Sampai saat ini kata Maman, beberapa dari tersangah masih mengfungsikan dirinya selaku unsur pinpinan, dan itu yang di khawatirkan jangan sampai, mereka mengunakan posisinya untuk melakukan lobi-lobi atau konspirasih untuk mengamankan diri.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Mamuju, Dhian Arwitadibrata dihadapan massa aksi menyampaikan bahwa kasus tersebut prosesnya terus berjalan dan pihaknya masih menunggu hasil kerja dari pihak penyidik.

"Kami disini adalah Kejaksaan Negeri Mamuju, yang sedang melakukan penyidikan terhadap anggaran, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat adalah Kejaksan Tinggi Sulawesi Selatan yang ada di Makassar, dan ini berkaitan dengan perkara provinsi, jadi tingkat satu sesui dengan wilaya hukumnya. Disini kami hanya menampung aspirasi teman-teman yang kalian sampaikan tadi untuk ditindak lanjuti atau disampaikan ke kejaksaan tinggi disulawesi barat."jelas Dhian. (Panji) 

Copyright @2011-2016 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer