Akmal Malik: Sebagai Pj Gubernur Sejatinya Saya Sperti Abu Diatas Tungku

Malaqbi.com | Redaksi

2022-09-22 | Dibaca: 287
MAMUJU (malaqbi.com) Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbat) yang ke 18 Tahun, PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik menyenyampaikan beberapa hal, salah satunya yang ia sampaikan bahwa betapa beratnya memimpin daerah otonomi baru.

Ia mengibaratkan Sulbar adalah sebuah kendaraan yang ditumpangi bersama. Yang tentunya semua punya peran didalamnya, termasuk tokoh-tokoh, masyarakat dan birokrasi, semua punya peran didalamnya termasuk DPRD.

"Komunikasi yang baik hal yang niscaya kita bangun kedepan. Tidak ada yang sempurnah, tidak ada yang sempurna,"tegas Akmal

Meski demikian, ketidak sempurnaan itu dapat diatasi dengan kolaborasi. Semua pihak kata dia, harus melalukan intropeksi diri, serta memahami peran dan fungsinya masing-masing.

"Saya jujur dalam beberapa tahun terakhir melihat prestasi-prestasi Sulbar, ada yang membanggakan ada yang tidak membanggakan sama sekali. Banyak hal yang masih harus kita benahi kedepan,"kata Akmal

Sebagai Pj Gubernur, kata Akmal ia hanya ibarat abu diatas tungku, yang kapan saja bisa terbang ketika tertiup angin. Namun demikian keberadaan nya dalam waktu yang singkat diatas tungku Sulbar ini, Akmal berharap dirinya bisa memberi manfaat kepada provinsi ini.

"Saya niatkan diri saya hadir sebentar di Sulbar ini untuk memberikan sesuatu yang baik bagi sulbar dan insya Allah akan menjadi amal ibadah bagi saya sendiri,"ungkap Akmal

Lebih lanjut Akmal mengakui bahwa banyak yang tak puas atas apa yang ia lakukan. Meski begitu ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang ada di Sulbar karena akhirnya mendorong dirinya untuk membuat buku tentang yang berjudul Patologi Daerah Pemekaran di Indonesia.

"Mudah-mudahan itu bisa memberi kontibusi sakit saya untuk bagaimana semua stakeholder semua pihak bisa mengambil peran yang tepat,"demikian Akmal (nas)
Copyright @2011-2019 malaqbicom, All Rights Reserved :: Redaksi | Pedoman Media Siber | Iklan | Disclaimer